Walau Ditolak Warga, Perusahaan Tambang Nikel Tetap Tancap Gas di Batui, Batui Selatan dan Moilong

Walau Ditolak Warga, Perusahaan Tambang Nikel Tetap Tancap Gas di Batui, Batui Selatan dan Moilong

Ilustrasi Tambang. Foto: Istimewa

Transsulawesi.com, Banggai -- Perusahaan tambang biji nikel PT Banggai Kencana Permai siap tancap gas untuk melakukan kegiatannya yakni kegiatan eksplorasi biji nikel di tiga kecamatan yakni Batui, Batui Sleatan dan Moilong.

Dari informasi yang didapatkan bahwa PT Banggai Kencana Permai telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi, Distamben sebesar 8.000 hektar di tiga Kecamatan tersebut.

Perusahaan yang beralamat di Jalan Setia Budi No. 57 Kota Palu ini rencananya akan melakukan Studi AMDAL rencana pertambangan Nikel di tiga kecamatan.

Sementara itu LSM Gempar mengatakan bahwa menolak kehadiran tambang di kemataan Batui. Alasan pemolakan tersebut dikarenakan dampak lingkungan dari eksplorasi cukup berimplikasi buruk pada lingkungan alam.

“Kami tegas menolak kehadiran Investasi Tambang di Batui,” Tegas Sugianto Adjadar, Selasa (5/1/2021).

Rencana kegiatan PT Banggai Kencana Permai yakni meliputi Pra Konstruksi, Konstruksi, Tahap Operasi dan Pasca Operasi. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan apa perusahaan ini akan membangun smelter di lokasi usahanya. Begitu juga dengan informasi bagaimana perusahaan ini akan mengangkut biji nikel tersebut saat beroperasi.

(mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.