Satu Pekerja Subkontraktor Meninggal Karena Covid-19, DSLNG Berduka Cita

Satu Pekerja Subkontraktor Meninggal Karena Covid-19, DSLNG Berduka Cita

Ilustrasi: Sampel Covid-19

Transsulawesi.com, Banggai -- Kasus meninggalnya satu pekerja subkontraktor di proyek PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) karena Covid-19 di RSUD Luwuk membuat pihak perusahaan DSLNG berduka cita mendalam dan menyesal atas kejadian yang menimpa satu karyawan subkontraktor di DSLNG.

Hal tersebut diungkapkan oleh Media Relations Officer PT Donggi-Senoro LNG, Rahmat Azis, saat dikonfirmasi oleh Transsulawesi.

Rahmat mengatakan bahwa pihak DSLNG sangat menyesal dan dukacita yang mendalam atas satu pekerja perusahaan subkontraktor DSLNG yang meninggal dunia pada 4 November 2020 di RSUD Luwuk.

Saat dikonfirmasi, Rahmat Azis bersedia menjelaskan seluruh kronologi kejadian yang menimpa satu pekerja perusahaan subkontraktor di DSLNG. Ia menjelaskan bahwa dengan kejadian ini, perusahaan tak pernah lelah dan akan terus berupaya kuat dalam mengatasi atau menangani pandemi Covid-19 di lingkungan perusahaan.

Begini isi kronologis lengkap yang diberikan perusahaan kepada Transsulawesi:

Pekerja tiba di kilang dengan menggunakan pesawat charter setelah diisolasi di daerah asal dan dilakukan tes PCR dengan hasil negatif pada tanggal 8 Oktober.

Pada tanggal 18 Oktober, pekerja mendatangi klinik kilang karena keluhan sakit, kemudian diberi obat-obatan.

Pada tanggal 19 Oktober, pekerja melakukan tes Rapid di Klinik Kilang sebagai bagian dari protokol kesehatan di hari ke-10 dengan hasil non-reaktif, kemudian dilakukan tes PCR pada tanggal 20 Oktober dengan hasil negatif.

Pekerja didiagnosa menderita penyakit pneumonia sehingga pekerja dikirim ke RSUD Luwuk oleh Perusahaan dimana dia bekerja untuk perawatan selanjutnya pada tanggal 20 Oktober.

Kami selalu melakukan pengawasan terhadap perkembangan kondisinya dan berkomunikasi dengan perusahaan pekerja serta dokter yang menangani di RSUD.

Pada tanggal 5 November kami terinformasikan bahwa pekerja telah dilakukan tes PCR di RSUD dan hasilnya positif Covid-19.

"Jenazah telah langsung dikebumikan sesuai standar penanganan Covid-19 di pemakaman khusus di Bunga, Luwuk Utara".

"Manajemen perusahaan mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya dan mendoakan yang terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Manajemen perusahaan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kontribusinya selama ini".

"Sejak awal pandemi, Perusahaan telah berupaya semaksimal mungkin dan mengambil langkah-langkah paling ketat dan menyeluruh dalam melakukan upaya pencegahan dan penerapan protokol kesehatan agar seluruh pekerja baik nasional maupun Banggai terlindungi dan menjaga kesehatan bagi keberlanjutan dan kehandalan operasi”.

Kami telah memastikan seluruh pekerja rotasi baik dari luar Banggai maupun dari Banggai bebas dari virus dengan melakukan isolasi dan tes PCR dengan hasil negatif sebelum masuk ke dalam kilang untuk bekerja.

"Adanya kasus ini tidak akan membuat semangat kami menurun, tapi menjadikan upaya kami lebih kuat menghadapi pandemi ini dengan adanya dukungan dan pemahaman yang baik dari semua pihak".

(rdk)

 

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.