Realisasi Jargas di Banggai, Ada Beberapa Poin Yang Perlu di Perhatikan

Realisasi Jargas di Banggai, Ada Beberapa Poin Yang Perlu di Perhatikan

Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin di dampingi Melakukan Audiensi bersama Direktur Jendral Minyak Dan Gas Bumi, Prof. ir. Tutuka Ariadji,M.Sc, P.Hd, IPU diruang Kerjanya, Kementerian ESDM Jakarta, 11/10/2021

Transsulawesi.com, Banggai – Belum lama ini Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin di dampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafrudin Hinelo, Kepala Badan Bappedalitbang Ramli Tongko, dan Kepala BKPSDM Sofyan Datu Adam, Melakukan Audiensi bersama Direktur Jendral Minyak Dan Gas Bumi, Prof. ir. Tutuka Ariadji,M.Sc, P.Hd, IPU diruang Kerjanya, Kementerian ESDM Jakarta, (11/10/2021).

Audensi yang dilakukan adalah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) demi menjamin ketahanan energi nasional serta mewujudkan energi berkeadilan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.

Penggunaan jargas bukanlah barang baru, karena merupakan program untuk mengkonversi dari penggunaan minyak tanah menjadi tabung gas, dan tabung gas menjadi jargas. Sehingga dengan begitu, penggunaan bahan bakar untuk rumah tangga lebih menjadi efisien, ramah lingkungan, dan hemat.

Menggunakan Anggaran APBN

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Noor Arifin Muhamad mengungkapkan, pembangunan jargas telah dilaksanakan Pemerintah dengan dana APBN sejak 2009 dan hingga 2020, telah terbangun 535.555 sambungan rumah (SR). Di sisi lain, Pemerintah menargetkan pembangunan jargas mencapai 4 juta SR pada tahun 2024. Untuk mencapainya, pemerintah menyiapkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Jika pembangunan Jaringan Gas yang di kebut PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggunakan dana APBN tentunya yang perlu diperhatikan adalah satuan harga gas perkaki-kubik untuk kebutuhan rumah tangga yang mengacu pada harga yang ditetapkan oleh BPH Migas yakni dengan:

a) Harga Jual Gas Bumi Melalui Pipa Untuk Konsumen Rumah Tangga Pada Jaringan Pipa Distribusi untuk Rumah Tangga-1 (RT-1) paling banyak sebesar Rp4.250/M3 (empat ribu dua ratus lima puluh rupiah per meter kubik) dan untuk Rumah Tangga-2 (RT-2) paling banyak sebesar Rp6.000/M3 (enam ribu rupiah per meter kubik);

b) Harga Jual Gas Bumi Melalui Pipa Untuk Konsumen Pelanggan Kecil Pada Jaringan Pipa Distribusi untuk Pelanggan Kecil-1 (PK-1) paling banyak sebesar Rp4.250/M3 (empat ribu dua ratus lima puluh rupiah per meter kubik) dan untuk Pelanggan Kecil-2 (PK-2) paling banyak sebesar Rp6.000/M3 (enam ribu rupiah per meter kubik);

Namun, jika kedepannya adanya pembiayaan insfrastruktur pembangunan tidak lagi menggunakan APBN tentunya penentuan harga tidak lagi mengacu pada harga yang di tetapkan oleh BPH Migas. JIka menggunakan dana kontraktor PGN atau pihak pengembang tentunya harga akan naik permeter kubiknya. Hal ini tentunya perlu diperhatikan agar tidak ada kecemburuan pada selisih harga.

Willingness To Pay Dan Ability To Pay

Jika proyek Jarga terealisasi tahun depan untuk Kabupaten Banggai, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana sosialisasi yang massif dimasyarakat terkait pengenalan jargas, penggunaan jargas, dan kegunaannya.

Karna bukan pada sekedar pembangunan jargasnya saja, namun dukungan masyarakat berupa willingness to connect masyarakat atau kesediaan masyarakat untuk beralih dari penggunaan LPG ke gas bumi itu menjadi hal penting.

Namun yang lebih penting lagi yakni bagaiman sistem willingness to pay (kesediaan membayar) dan ability to pay (kemampuan bayar) masyarakat itu sendiri. Jangan sampai adanya pemutusan dari pihak pengelola sehingga menjadi isu baru yang simpang siur di masyarakat.

Sebelumnya Bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka telah melakukan audensi dengan Dirjen Minyak dan Gas Bumi.

"Saya melakukan audiensi bersama Pak Dirjen Minyak Dan Gas Bumi untuk membicarakan terkait beberapa pengembangan Jaringan Gas Rumah Tangga di Kab. Banggai, kami selaku pemerintah menginginkan Jaringan Gas Rumah Tangga bisa di rasakan seluruh Kecamatan" Ucap Bupati disela Kunjungannya di Dirjen Minyak dan Gas Bumi.

Mhr

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.