PT Sawindo Cemerlang Diduga Rugikan Petani Plasma Sawit di Batui Selama 11 Tahun

PT Sawindo Cemerlang Diduga Rugikan Petani Plasma Sawit di Batui Selama 11 Tahun

Konflik agrarian ini terus berkepanjangan setelah adanya aksi demonstrasi yang dilakukan sebagai bentuk protes Petani terhadap perusahaan yang belum merealisasikan hasil kesepakatan yang telah di buat. Foto: Istimewa

Transsulawesi.com, Batui -- Ratusan Petani yang tergabung dalam Front Rakyat Batui Lingkar Sawit, melakukan Aksi Demo di depan kantor PT. Sawindo Cemerlang, pada Senin, (11/1/2021) lalu. Puncak pertikaian ini akhirnya berujung pada pemanggilan kepada beberapa petani plasma oleh polisi setelah dilaporkan PT Sawindo Cemerlang.

Konflik agraria ini terus berkepanjangan setelah adanya aksi demonstrasi yang dilakukan sebagai bentuk protes Petani terhadap perusahaan yang belum merealisasikan hasil kesepakatan yang telah di buat.

"Padahal hasil kesepakatan beberapa bulan lalu, pihak PT. Sawindo Cemerlang bersepakat untuk menyelesaikan semua permasalahan paling lambat akhir tahun 2020)" Ungkap Hamdan Sina, Kordinator Lapangan.

Adapun Notulensi Rapat Front Rakyat Batui Lingkar Sawit dan PT. Sawindo Cemerlang antara lain, PT. Sawindo cemerlang akan meneruskan pengajuan 51 Petani terhadap penolakan SPK/SPHu dan sistim tangung renteng. Serta Petani Plasma Sawit juga akan melakukan pengelolaan lahan dan melakukan aktivitas di lahan masing-masing.

Dengan alas Hak Sertifikat dan SKPT. Puluhan Petani Plasma Sawit ini juga bersepakat untuk menolak semua bentuk kerja sama SPK/SPHu dan sistim tangung renteng PT. Sawindo Cemerlang. Serta akan mengambil alih Lahan dam mengelola Sawit secara Mandiri.

"Lahan yang dijadikan Plasma Sawit merupakan satu-satunya sandaran Ekonomi kami. Sudah sebelas tahun kami menderita dari bentuk kerja sama PT. Sawindo Cemerlang. Hari ini kita akan mengambil apa yang menjadi hak kami" Ujar Suparman, Petani Desa Ondo-ondolu, Kecamatan Batui.

Namun malang, langkah petani di Batui untuk mengambil hak mereka malah dilaporkan oleh PT. Sawindo Cemerlang dengan dugaan pencurian buah sawit.

Widiastuti sakah satu petani plasma mengaku di laporkan oleh PT. Sawindo Cemerlang. Padahal menurut Widia ia tak pernah melakukan pencurian buah Sawit milik anak perusahaan Kencana Agri Group tersebut.

“Saya lalu dipanggil melalui via telepon Polsek Batui, Sabtu (30/1) untuk disuruh menghadap. ” Ujar Widia, saat ditemui awak media di kediamannya.

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.