Polsek Nuhon Berhasil Bekuk Komplotan Curanmor

Polsek Nuhon Berhasil Bekuk Komplotan Curanmor

Ketiga pelaku diamankan beserta barang bukti berupa 2 sepeda motor hasil curian. (Foto: Polres Banggai)

Transsulawesi.com, Nuhon -- Polsek Nuhon berhasil membekuk tiga pelaku pencurian bermotor (Curanmor), pada senin (21/5) lalu. Ketiga pelaku ini diamankan beserta barang bukti berupa 2 sepeda motor hasil curian.

Kapolres Banggai AKBP Moch. Sholeh SIK, SH, MH, mengungkapkan, penangkapan tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor, yakni Fadli Malo (32) warga desa Bella, Sakri Talamoa (37) warga desa Bella, dan Jalil Kay (20) warga kabupaten Touna, berawal dari laporan polisi nomor : Pol LP/15/V/2019, tgl 21/5/2019,  yang dilaporkan korban bernama Ariono Bio, warga desa Bella kecamatan Nuhon.

“Korban melaporkan bahwa sepeda motornya  jenis Honda Revo dengan nomor polisi DN 3810 CK yang terparkir di teras depan rumah telah hilang,” ungkap Kapolres

AKBP Moch. Sholeh menjelasakan,  saat pencurian tersebut terjadi, korban dibangunkan istrinya yang mengatakan bahwa sepeda motor yang diparkir di teras rumahnya telah hilang.

“Pada hari yang sama sekitar pukul 04.00 wata, dipimpin langsung Kapolsek Nuhon bersama 4 anggota melakukan penyelidikan,” papar AKBP Moch. Sholeh.

Namun, kata Perwira dua bunga tersebut, berkat informasi dari masyarakat, motor korban diketahui berada di rumah milik Fadli Mallo, salah satu pelaku.

“Anggota langsung menuju lokasi dan mengamankan para pelaku di rumah masing-masing beserta dua buah barang bukti berupa sepeda motor,” terang Kapolres.

Dari dari hasil pemeriksaan, lanjut Kapolres, diketahui salah satu dari tiga pelaku yakni Fadli Mallo alias Li,  merupakan residivis kasus pencurian traktor di wilayah Balantak sekitar tahun 2014 dan sudah divonis di PN Luwuk.

“Anggota kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 6 unit roda dua hasil curian,”papar AKBP Moch. Sholeh.

Saat ini, seluruh barang bukti tersebut sudah diamankan di Mapolsek Nuhon. Atas perbuatannya tiga pelaku tersebut dijerat dengan pasal 363 KUHP.

“Saat ini kasus tersebut telah dilakukan SPDP ke JPU dan berkoordinasi untuk tahap 1 guna percepatan penyidikan perkara,” pungkas Kapolres. (Humas Polres Banggai/Arf)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.