Mulai 20 September 2021, Ditlantas Polda Sulteng Gelar Ops Patuh Tinombala

Mulai 20 September 2021, Ditlantas Polda Sulteng Gelar Ops Patuh Tinombala

Transsulawesi.com, Banggai -- Mulai tanggal 20 September 2021, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar operasi kepolisian dengan sandi Ops Patuh Tinombala 2021 di wilayah hukum Polda Sulteng.

Ops Patuh Tinombala tahun 2021 dilaksanakan secara serentak di 34 Polda di Indonesia selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 20 september hingga 03 Oktober 2021.

Guna memantapkan pelaksanaan Ops Patuh Tinombala 2021, Ditlantas Polda Sulteng menyelenggarakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops), Kamis (16/09), di Mako Ditlantas Polda Sulteng, Kota Palu. 

Lat Pra Ops yang dibuka oleh Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Hery Santoso, S.I.K., M.H. ini di hadiri oleh para pejabat utama dan personil yang terlibat operasi. Dan juga diikuti secara virtual oleh seluruh personel Sat Lantas Polres jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulteng menegaskan Lat Pra Ops digelar untuk memberikan materi kepada personil yang terlibat. Untuk itu, ia menekankan kepada personil bisa menyerap materi yang diberikan agar pelaksanaan di lapangan bisa memberikan hasil yang maksimal.

Lebih lanjut dikatakan, berdasarkan data pelaksanaan Ops Patuh Tinombala tahun 2020 terjadi penurunan laka lantas sebesar 12,7 persen atau 94 kasus.

"Saya mengapresiasi seluruh personil Lalu lintas Polda Sulteng dan jajaran atas kinerjanya. Saya berharap pelaksanaan Ops Patuh Tinombala 2021 ini dapat berjalan dengan baik," tutupnya.

Sementara itu, Dir lantas Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K. menambahkan walaupun angka kecelakan di Sulteng mengalami penurunan, namun potensi untuk terjadinya kecelakaan masih tinggi.

"Terutama kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, potensi masih tinggi. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kelalaian pengendara. Ops Patuh Tinombala 2021 ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, baik dalam berlalu lintas maupun dalam mencegah penyebaran covid-19. Agar terwujud keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas yang mantap," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan sasaran operasi adalah segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19. Dan masyarakat yang tidak tertib dalam berlaku lintas. Serta lokasi rawan macet dan rawan terjadinya kecelakaan.

"Ops Patuh Tinombala 2021 tetap mengedepankan langkah edukatif, persuasif, simpatik dan humanis," pungkasnya.


(dewi)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.