Ketar-ketir Haji Amir Amankan Rekom NasDem Yang Mendem

Ketar-ketir Haji Amir Amankan Rekom NasDem Yang Mendem

Foto: Istimewa

Transsulawesi.com, Banggai – Ada yang menarik dari pertemuan antara Ketua DPD NasDem Banggai, Batia Sisilia Hadjar dan Amirudin Tamoreka pada pekan lalu. Dalam pertemuan silaturahmi biasa ini, Batia dengan blak-blakkan mengatakan bahwa seharusnya pertemuan terebut sudah dilakukan sejak dulu.

Hubungan keduanya santer dikabarkan merenggang disebabkan arah politik soal rekomendasi partai NasDem pada pilkada Banggai tahun ini yang berseberangan. Tidak hanya itu, adu kuat ditubuh partai besutan Surya Paloh ini juga menjadi pembicaraan hangat publik.

Situasi kian panas saat itu, saat isu kepengurusan gerbong Batia diisukan akan di “take over” oleh politisi Nasdem Helton Abdul Hamid yang merupakan adik dari Amir. Perseteruan kedua kubu tersebut tidak bisa di hindari dan mencapai puncaknya saat Haji Amir mengunjungi kantor NasDem Kabupaten Banggai, dimana tak ada satupun pengurus partai yang menyambut dirinya.

Anehnya, berbulan-bulan lamanya hubungan renggang tersebut kian larut ditengah beberapa pasangan calon Bupati lainnya telah memantapkan pondasi mereka dengan partai di pilkada 2020 ini. Hal itu menjadi pertanyaan semua pihak khususnya penggiat politik.

Walau begitu, tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya. Hubungan yang sedang renggang tersebut coba diperbaiki oleh Haji Amir dengan kembali merangkul kubu Batia untuk memuluskan langkahnya di Pilkada.   

Pertemuan Haji Amir dan Batia berlangsung di Sekretariat NasDem Banggai, di kawasan Luwuk Shoping Mall. Namun dalam pertemuan itu, Batia mengatakan bahwa kunjungan tersebut hanya silaturahmi biasa. Ada pesan politis yang disampaikan oleh Batia saat itu. Menurutnya pertemuan terebut seharusnya dilakukan sejak awal.

“Silaturahmi biasa, wajarlah kalau bakal calon bersilaturahmi ke partai politik. Bahkan harusnya hal semacam ini dilakukan sejak awal,” katanya seperti dilansir obormotindokcom.

Sebelumnya, isu yang beredar dimasyarakat bahwa AT akan dengan mudah mendapatkan rekomendasi partai NasDem. Namun, hal tersebut ternyata sebatas kabar burung saja. AT buka-bukaan dengan mengatakan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya kepada partai untuk memutuskan apakah memberikan rekomendasi kepada dirinya dan Furqanudin atau tidak.

AT juga mengatakan akan tetap akan konsisten ikut serta membesarkan Partai NasDem ke depan, baik mendapatkan rekomendasi atau tidak.

Secara hitung-hitungan, Amirudin Tamoreka belum dalam posisi aman untuk mendapatkan tiket menuju panggung pilkada 2020 tahun ini. Karena dirinya baru mendapatkan rekomendasi dari partai PAN saja.

Sementara itu, petahana Herwin yatim dalam posisi aman untuk saat ini, disusul oleh Obama sangat berpeluang menjadi rival kuat petahan tahun ini dimana telah mendapatkan dua rekomendasi dari partai Golkar dan Hanura. Begitu juga dengan Anti Murad yang telah mendapatkan rekomendasi dari partai Gerindra.

Dengan penundaan beberapa tahapan pilkada oleh KPU, mungkin saja memberikan waktu untuk AT untuk memantapkan langkah politiknya kedepan. Bukan tidak mungkin AT mendapatkan rekomendasi dari partai NasDem. Tapi tentunya, perlu membangun komunikasi politik yang baik. (mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.