JOB Tomori

Waspada Covid-19, DSLNG Terapkan Protokol Kesehatan Super Ketat Sejak Awal

Waspada Covid-19, DSLNG Terapkan Protokol Kesehatan Super Ketat Sejak Awal

DSLNG telah menjalankan protokol kesehatan yang ketat sejak awal ketika badan Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan status Covid-19 sebagai pandemi, Langkah pencegahan terhadap resiko penularan dilakukan pada lingkungan kerja maupun masyarakat sekitar dengan tetap berkoordinasi dan mengikuti arahan dan peraturan pemerintah sebagai komitmen untuk terus menjadi perusahaan penyedia LNG yang aman dan andal. Salah satu bentuk dukungan atas upaya kesiapsiagaan menghadapi pandemi COVID-19 berupa bantuan perlengkapan alat pelindung diri yang diserahkan pada 7 April 2020 kepada Pemerintah Kabupaten Banggai.(Foto: Transsulawesi)

Transsulawesi.com, Banggai – Ditengah pandemik Covid-19 yang tengah melanda dunia, PT. Donggi Senoro LNG (DSLNG) telah menerapkan protokol kesehatan yang super ketat sejak awal. Dalam pelaksanaan kegiatan operasi, DSLNG telah mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan ketat sebagaimana yang ditetapkan pemerintah dalam upaya ikut aktif mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah operasi perusahaan.

Sejalan dengan arahan dari pemerintah terkait situasi pandemi COVID-19, DSLNG termasuk Obyek Vital Nasional di dalam Kegiatan Usaha Hilir Migas yang perlu dijaga keberlangsungan operasinya. Protokol kesehatan ketat yang diterapkan antara lain memastikan hanya pekerja yang sehat yang masuk ke area operasi perusahaan.

Pengawasan ketat terebut dilakukan DSLNG melalui pelaporan kondisi kesehatan harian dilakukan kepada para pekerja 14 hari sebelum mereka bertugas, pekerja yang menunjukkan gejala batuk, flu, apalagi demam, tidak diperkenankan berangkat ke lokasi kerja. Pekerja yang tiba di lokasi kerja menjalani pengawasan kesehatan selama 14 hari oleh dokter perusahaan.

Saat dikonfirmasi, Media Relations Officer DSLNG, Rahmat Azis menjelaskan bahwa para pekerja yang tinggal di dalam area perusahaan tidak diperkenankan keluar dari lokasi Operasi Perusahaan, kecuali ada urusan terkait pekerjaan yang penting dan telah mendapat izin pimpinan.

“Physical distancing atau pengaturan menjaga jarak fisik dengan mengurangi jumlah pekerja di dalam area operasi juga dilakukan melalui kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home,”ujar Rahmat.

Dukungan Dari Pemerintah Untuk Kegiatan Operasi

Sebagai Obyek Vital Nasional di Kegiatan Usaha Hilir Migas, DSLNG mendapat dukungan dari pemerintah, baik itu di Pusat melalui Badan Nasional Penanggulana Bencana/Gugus Tugas Nasional Penanganan C0VID-19, Kementerian Perhubungan, maupun pemerintah daerah, dalam menjalankan tugas yang diamanatkan Negara untuk menjamin ketersediaan energi di masa pandemi.

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan no 25/2020, penggunaan pesawat charter, untuk kepentingan tertentu diizinkan, termasuk untuk pergantian kru operasi migas. Penerapan standar kesehatan yang ketat sesuai aturan diterapkan untuk penerbangan ini termasuk wajib menunjukkan surat sehat dan hasil rapid test/ PCR test.

DSLNG telah menjalankan protokol kesehatan yang ketat sejak awal ketika badan Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan status Covid-19 sebagai pandemi. Ini sebagai bentuk antisipasi untuk mencegah resiko penularan di lingkungan pekerjanya dan juga bagi masyarakat sekitar dengan tetap mencermati, berkoordinasi, dan mengikuti anjuran dan aturan pemerintah sebagai komitmen untuk terus menjadi perusahaan penyedia LNG yang aman dan handal.

(mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.