Warga Tinangkung Lupa Tarik Kartu di ATM, Uang 12 Juta Raib

Warga Tinangkung Lupa Tarik Kartu di ATM, Uang 12 Juta Raib

Ilustrasi penarikan uang di atm. (Foto: istimewa)

Transsulawesi.com, Luwuk – Seorang tersangka berinisial HL (30) warga di kawasan Mengkio Baru menggasak uang ATM korban bernama Widiastuti, warga Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Bangkep Senin (22/4/2019) sekitar pukul 18.30 Wita.

Widiastuti sebelumnya melakukan setoran uang tunai di ATM BNI sebesar Rp 9.707.000. Namun korban hanya mengambil resi dan lupa kartu ATM-nya masih tertinggal di mesin ATM.

Lalu pada Senin (22/4/2019), korban ke Bank BNI untuk mengecek saldo di customer service sembari melaporkan kartu ATM-nya yang hilang.

Namun setelah dicek, saldo milik korban sebesar Rp 12.097.000 sudah diambil atau tidak berada lagi di rekening korban. Setelah menerima laporan, sekitar pukul 16.00 Wita, tim unit Jatanras berkordinasi dengan pihak BNI dan ditemukan print rekening koran. Uang milik korban ternyata telah berpindah ke rekening tersangka.

Sekitar pukul 17.00 Wita, tim Jatanras Satreskrim Polres Banggai menuju alamat tersangka di kawasan Mengkio Baru dan akhirnya berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapatkan kartu ATM korban di mesin ATM.

Tersangka pun mengambilnya lalu berpindah ke ATM di kawasan pertokoan. Tersangka mencoba-coba memasukkan nomor PIN dan ternyata terbuka.

“Tersangka mentransfer uang korban ke beberapa nomor rekening. Termasuk rekening tersangka,” Ujar Kapolres Banggai AKBP Moch. Sholeh.

Saat ini, tersangka sudah diamankan ke Mapolres Banggai untuk pemeriksaan lanjutan. Barang bukti yang diamankan berupa ATM Mandiri, ATM BNI milik korban dan ATM BNI milik tersangka.

Kapolres menyatakan, atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 362, 363 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (mhr)