Tips Netizen Luwuk Pintar dan Bijak Menggunakan Facebook

Tips Netizen Luwuk Pintar dan Bijak Menggunakan Facebook

Ilustrasi Facebook

Transsulawesi.com, Banggai - Siapa yang tak mengenal Facebook, lebih dari seperempat penduduk bumi sudah mengenal bahkan menggunakannya. Kalau kita lihat sekeliling saja, dari mulai orangtua, dosen, guru, dan teman-teman kita sudah menggunakan Facebook semua.

Tak peduli tua maupun muda, kaya ataupun miskin. Facebook telah berhasil menarik banyak orang dengan keunggulannya dalam menciptakan realitas virtual. Entah sehari berapa kali, kita tergoda untuk mengecek salah satu platform media sosial ini.

Namun, sayangnya akhir-akhir ini Facebook sering jadi aplikasi yang digunakan orang-orang untuk bertukar informasi di dalamnya sering juga muncul hoax-hoax. Puncaknya pada saat sekarang ini, dimana hoax betebaran di Facebook.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengidentifikasi berita palsu yang beredar di media online dan media sosial:

1. Bersikaplah skeptis terhadap judul

Cerita berita palsu seringkali memiliki judul bombastis dengan huruf kapital dengan tanda seru. Jika judulnya kelihatannya mengejutkan dan tidak dapat dipercaya, maka kemungkinannya itu berita palsu alias hoax.

2. Perhatikan baik-baik URL-nya

URL palsu atau yang dibuat mirip aslinya bisa jadi tanda peringatan adanya berita palsu. Banyak situs berita palsu berpura-pura sebagai sumber berita otentik dengan sedikit mengubah alamat URL. Anda dapat membuka situs tersebut dan membandingkan alamat URL-nya dengan sumber terpercaya.

3. Selidiki sumbernya

Pastikan berita tersebut ditulis oleh sumber yang Anda percaya memiliki reputasi keakuratan yang baik. Jika berita tersebut berasal dari organisasi yang tidak dikenal, baca bagian "Tentang" di situs mereka untuk mempelajari selengkapnya.

4. Perhatikan format yang tidak biasa

Banyak situs berita palsu yang salah eja atau punya tata letak yang canggung. Bacalah dengan seksama untuk melihat tanda-tanda ini.

5. Cek fotonya

Kabar berita palsu sering berisi gambar atau video yang dimanipulasi. Terkadang foto tersebut memang asli, tetapi konteksnya berbeda. Anda dapat menelusuri foto atau gambar tersebut untuk mencari tahu asalnya.

6. Periksa tanggalnya

Kabar berita palsu mungkin berisi linimasa yang tidak masuk akal, atau tanggal peristiwa yang sudah diubah.

7. Periksa buktinya

Periksalah sumber informasi penulis untuk menginformasi keakuratannya. Kurangnya bukti atau ketergantungan terhadap ahli-ahli yang tidak disebutkan namanya dapat mengindikasikan kabar berita palsu.

8. Lihat laporan lainnya

Jika tidak ada sumber berita lainnya yang melaporkan berita yang sama, hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa berita tersebut palsu. Jika berita tersebut dilaporkan oleh beberapa sumber yang Anda percayai, maka kemungkinan berita tersebut benar.

9. Apakah berita tersebut hanya lelucon?

Terkadang kabar berita palsu sulit dibedakan dengan humor atau sindiran. Cek apakah sumbernya memang biasa menampilkan parodi dan apakah perincian cerita dan nadanya menunjukkan bahwa berita tersebut hanya sekedar lelucon.

10. Beberapa berita dipalsukan dengan sengaja

Pikirkan secara kritis berita yang Anda baca, dan hanya bagikan berita yang Anda ketahui dapat dipercaya. (Redaksi)