Sekjen PBB Kunjungi Pusat Gempa Palu-Donggala

Sekjen PBB Kunjungi Pusat Gempa Palu-Donggala

Ilustrasi (REUTERS/Jorge Silva)

Transsulawesi.com, Banggai -- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengunjungi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10).

Ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla, Guterres sempat mengunjungi kamp-kamp pengungsian dan berbicara dengan beberapa korban di Balaroa.

"Kami bersama rakyat Indonesia dan Sulawesi," kata Guterres setelah mengunjungi Balaroa di sela pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali, seperti dikutip AFP.

"PBB bersama kalian semua, kami akan membantu pemerintah menjalankan misi penyelematan dan pemulihan."

Balaroa menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak bencana. Tanah di sekitar Balaroa amblas ketika gempa mengguncang Palu membuat seluruh bangunan dan rumah ambruk seakan tersedot ke dalam tanah.

Gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang Palu dan Donggala pada 28 September lalu.

Sebanyak 200 ribu warga Palu dan Donggala terpaksa mengungsi akibat bencana yang telah menewaskan sekitar 2.000 orang itu. Sementara sekitar 5.000 lainnya masih hilang.

Proses pencarian korban telah dihentikan. Kini, pemerintah tengah berfokus menyalurkan bantuan bagi para korban selamat.

Sejauh ini, PBB telah menggelontorkan US$50,5 juta atau setara Rp767 miliar bantuan penanggulangan bencana.

Indonesia semula menolak bantuan internasional, namun empat hari pascabencana Presiden Joko Widodo mulai mengizinkan bantuan luar negeri untuk masuk ke Palu dan Donggala.

Pemerintah disebut berencana membangun monumen untuk mengingat para korban yang tewas dan hilang akibat bencana terburuk sejak gempa di Lombok pada akhir Juli lalu itu.

Here in Palu,I saw first-hand the destruction caused by the recent earthquake and tsunami. To the many people I saw and spoke to: your strength and resilience are remarkable. The U.N. is with you to support government-led rescue and relief efforts. pic.twitter.com/SbLRZAZ764

— António Guterres (@antonioguterres) October 12, 2018

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.