Rombongan Mobil Bupati Banggai Diserang di Toili Barat, Ternyata Salah Sasaran

Rombongan Mobil Bupati Banggai Diserang di Toili Barat, Ternyata Salah Sasaran

Ilustrasi Mobil Pelat Merah Yang Rusak (Foto: Isimewa)

Transsulawesi.com, Toili Barat -- Simpang siur berita tentang pengrusakan terhadap salah satu mobil Pemerintah Daerah Banggai menemui titik terangnya. Salah satu kendaraan plat merah milik Pemda Banggai yang dikabarkan dirusak oleh oknum yang merupakan warga Desa Bukit Makarti Kecamatan Toili Barat, ternyata salah sasaran.

Kapolsek Toili Iptu Candra saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengrusakan mobil Dinas Pemda Banggai itu. Namun dirinya menuturkan saat ini situasi telah aman dan kondusif.

”Dan saat ini terdapat tujuh orang yang diamankan dan dimintai keterangan terkait pengrusakan mobil tersebut,” katanya Iptu Candra di kutip dari Utustoria.com.

Dilansir Utustoria.com, mobil Toyota plat merah dengan nomor polisi DN 366 R merupakan satu dari banyaknya rombongan Bupati Banggai untuk kunjungan kerja ke Kecamatan Toili Barat.

Salah satu agenda yakni menghadiri perayaan HUT Kecamatan Toili Barat pada Minggu 15 Desember 2019. Namun rombongan Bupati Banggai tiba di Kecamatan Toili Barat sejak Sabtu 14 Desember dan berkunjung di Desa Bumi Harapan.

Kejadian yang terjadi pada Sabtu malam itu dinilai salah sasaran. Pasalnya, sebelumnya terdapat salah satu mobil Toyota Avanza berwana putih yang telah beberapa hari membuat resah warga Desa Bukit Makarti.

Betapa tidak, mobil putih dan selalu datang pada malam hari bersama salah satu perempuan itu selalu mendatangi rumah-rumah warga dan mengetuk pintu rumah masyarakat setempat. Anehnya, ketika pintu rumah dibuka, perempuan yang mengetuk pintu itu langsung berlari ke mobil dan pergi seketika sambil tertawa. Hal tersebut membuat warga setempat bingung dan resah karena hal tersebut dianggap tidak biasa dan hampir setiap malam mereka berperilaku yang sama.

Tepat pada Sabtu malam kemarin, mobil tersebut tiba-tiba saja datang kembali ke Desa Bukit Makarti. Saat diketahui warga mobil putih itu langsung melaju, dan warga pun mengejar. Namun mereka sudah terlanjur lolos.

Nasib apes yang dialami oleh pengendara mobil plat merah itu yang ketinggalan rombongan Bupati. Diduga kesasar dan tidak mengetahui jalan menuju Desa Bumi Harapan, akhirnya mobil itu kesasar di Desa Bukit Makarti.

Saat itu kesalapahaman pun terjadi, mobil plat merah yang sepintas terlihat mirip dengan mobil yang meneror warga Bukit Makarti pun langsung dipalang (diberhentikan) oleh sejumlah pemuda.

Tak banyak tanya, sejumlah pemuda itu pun langsung meminta agar seluruh yang ada didalam mobil itu turun dan seketika langsung melakukan aksi pengrusakan tanpa sadar bahwa mobil tersebut merupakan mobil dinas milik Pemda Banggai. (mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.