Ponpes Modern, Daarul Hikmah Cetak Santri Berbakat Dan Berkualitas

Ponpes Modern, Daarul Hikmah Cetak Santri Berbakat Dan Berkualitas

Ponpes yang genap berusia 3 tahun tersebut berada tepat di lokasi perbukitan desa Boyou, areal Biak Kecamatan Luwuk Utara,

Transsulawesi.com, Luwuk -- Pondok Pesantren yang tak lazim oleh orang awam, dikenal sebagai bengkel pembentukan sikap menuju kebaikan dan hal itu terkesan biasa saja, kini pondok pesantren di indonesia khususnya di Daerah Kabupaten Banggai memiliki konsep pon-pes yang berbeda, yakni  menciptakan pondok pesantren modern dan mampu mencetak para santri yang memiliki bakat dan pengetahuan agama islam yang berkwalitas.

Ponpes yang genap berusia 3 tahun tersebut berada tepat di lokasi perbukitan desa Boyou, areal Biak Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai. Didirikan dan di pimpin oleh seorang Ustadz sekaligus Da’i muda lulusan cairo (Lc) Muhammad Muadz. Selain itu, pondok diketahui memiliki keunggulan dalam membina para santri.

“Pondok pesantren ini adalah perpaduan antara pondok salaf dan pondok modern,”ucap Muadz saat di temui di ruangannya, Jumat (09/11/2018), kemarin.

Muadz Menambahkan, dari sejumlah santri yang kurang lebih 160 orang, saat ini, Kami menerapkan pembinaan atau metode full time, usai mengerjakan sholat subuh para santri melakukan kegiatan Tahfidz Quran (hapalan Quran) yang biasanya didampingi oleh satu pembina atau Murrabi dan musrib tahfidz. Selepasnya, sekira pukul 06.00 pagi, para santri melanjutkan program pelajaran Muhadasah (Dialog) atau Mufradat (mengasah kemampuan berbahasa arab) dan masuk kelas sampe Ba’da ashar langsung mengikuti EksKul (Ekstra Kulikuler), dan masuk Ba’da maghrib melakukan kajian kitab kuning tanpa harakat sampai selesai.

Dalam giatnya menyampaikan keunggulan Ponpes Daarul Hikmah, Muhammad Muadz juga mengatakan, tak hanya kemampuan berbahasa arab, ponpes kami menerapkan kurikulum bahasa inggris dari dasar seperti vocabularry dan pronounsesion yang berguna mengasah kemampuan berbahasa asing untuk anak santri khususnya.

Beberapa Kurikulum yang kami terapkan secara akademik dan beberapa prestasi yang di gadang oleh santri yakni piala penghargaan saat mengikuti lomba baca kitab kuning (kitab tanpa harakat) tingkat Nasional, Juara 1 di Jepara dan mewakili Sulawesi Tengah.   

Adapun Prestasi yang gemilang antara lain; seni bela diri pencak silat, bulu tangkis, lomba pidato bahasa inggris putra putri itu juga mewakili provinsi Sulteng dan Daarul Hikmah kini mempunyai club bola terbaik, ungkap Muadz.

Sementara itu, ada sekitar 16 lulusan terbaik wisudawan santri pertama yang kami cetak tahun kemarin dan memiliki 3 sekaligus ijazah, kata ustadz, terdiri dari ijazah negeri dari Kementerian agama, Ijazah dari pondok dan ijazah Tahfidz Quran.

Kedepannya pondok pesantren Daarul Hikmah ini akan menjadi salah satu pesantren atau lembaga pendidikan yang memotivasi para santri dalam menguasai ilmu agama dan kita secara khusus akan memberikan beasiswa kepada lulusan terbaik kami, jika berkenan, lulusan terbaik kami insyallah kita akan lanjutkan sekolah di dalam negeri dan sampai keluar negeri, tutupnya. (abay)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.