Politik Gender Milenial

Politik Gender Milenial

Fitriani Abdullah,S.Sos,M.AP Pascasarjana untad

Transsulawesi, Opini -- Yang selalu hangat diperbincangkan yaitu dalam politik dan publik,adalah masalah kesetaraan gender di indonesia,dinegara kita kesenjangan gender dalam kehidupan publik dan politik menjadi masalah yg terus menerus di hadapi sampai saat ini,

Perempuan Indonesia tertinggal didalam kehidupan publik hingga politik, kesenjangan gender yang muncul dalam indikator sektor sosial menjadi sebuah tantangan berskala lokal maupun nasional.

Meskipun Indonesia telah berkomitmen menjalankan prinsip kesetaraan gender melalui konvensi nasional, serta internasional, bahkan dalam Undang-undang Dasar 1945 negara telah menjamin kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, serta pengarusutamaan gender yang telah diadopsi menjadi sebuah kebijakan.

Saat ini Perempuan modern dalam dunia politik menjadi tranding topik karena perkembangan zaman memaksa perempuan agar menjadi strong and smart baik dalam publik maupun dalam dunia potilik.

Kaum milenial menjadi potensi terbesar untuk merauk suara terbanyak bagi gender oleh sebab itu,Politik Gender harus memiliki komunitas sebagai life stylenya, benar - benar mampu memikat para komunitas, Karena komunitas di Indonesia sudah terbagi menjadi 8 dimensi atau disebut “task force”, apa saja itu: kesehatan (health), pendidikan (education), seni, budaya dan sejarah (art,culture and history), gaya hidup (lifestyle), hak asasi manusia (human rights), teknologi dan Media (technology and media), lingkungan (environment), dan gerakan kepemudaan (youth movement).

Fitriani Abdullah,S.Sos,M.AP Pascasarjana Universitas Tadulako