Pertikaian TKBM Tangkian Memanas, Satu Anggota Polsek Kintom Terluka

Pertikaian TKBM Tangkian Memanas, Satu Anggota Polsek Kintom Terluka

Anggota Polres Banggai yang terluka akibat perseteruan buruh. (Dok: Irwan/deadline-news.com)

Transsulawesi.com, Banggai -- Bripka Abjan Hamadi anggota Polsek Kintom, Polres Banggai mengalami luka sobek dibagian jarinya, setelah berusaha melerai perseteruan buruh TKBM di Tangkian, Sabtu, (24/11-2018).

Saat itu seorang buruh RS (27), mengayunkan parang kepada anggota TKBM lainnya saat terjadi pertikaian. Bripka Abjan Hamadi yang berada ditempat, terluka pada jarinya saat menggagalkan aksi tersebut.

Kapolsek Kintom IPDA Decky Wahyudi yang dimintai keterangannya membenarkan adanya peristiwa yang menyebabkan satu anggotanya itu terluka.

Dijelaskan Kapolsek Kintom di wilayah kerja Palabuhan Tangkian ada dua organisasi kerja bongkar muat yakni TKBM Permata dan TKBM Teluk Lalong Wilayah Kerja Tangkian.

Guna memaksimalkan dan tidak menimbulkan perseteruan maka aktivitas bongkar muat dibagi berdasarkan kapal yang bersandar dan melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tangkian.

“Sebelumnya di pelabuhan Tangkian telah bersandar kapal jenis LCT untuk aktivitas loading atau pemuatan, sesuai kesepakatan maka TKBM Permata kubu Muis yang melakukan bongkar muat namun hingga kapal Meratus masuk pihak TKBM Permata tidak memperoleh surat ampra atau kontrak kerja dari kapal LCT, sehingganya Kapal Meratus kemudian mengeluarkan surat ampra ke TKBM Permata untuk melakukan bongkar muat.

Disinilah kemudian menimbulkan perselisihan yang berujung pada pertikaian,” terang Kapolsek Kintom.

Aktivitas bongkar muat lalu berjalan yang dilakukan oleh kubu Muis TKBM Permata. Namun saat itu kubu Amir dari TKBM Teluk Lalong wilayah kerja Tangkian tidak terima dan berusaha menghentikan aktivitas bongkar muat yang menyebabkan terjadi dorong dorongan antar buruh.

Peristiwa itu kemudian diamankan Polsek Kintom dan Koramil Kintom. Tiba-tiba RS (27) datang ke pelabuhan membawa parang mengarah ke kubu amir.

Anggota polsek Kintom Bripka Abjan Hamadi yang sudah siaga dilokasi sejak pagi untuk melakukan pengamanan kala itu berusaha melerai namun sempat terkena parang yang diayunkan RS.

“Peristiwa itu terjadi sekita pukul sepuluh tadi, tapi anggota saya berhasil mengamankan sehingga tidak ada korban jiwa, tapi satu anggota saya sempat terluka dibagian jarinya akibat terkena parang,” ungkap IPDA Decky.

Beruntung aksi itu tidak membesar karena pelaku beserta barang bukti segera diamankan oleh petugas Polsek Kintom yang dibantu Danramil Kapten Inf Ramli.

Ditambahkan Kapolsek Kintom, saat ini barang bukti dan pelaku sudah diamankan di Polsek Kintom. Bahkan RS sudah diamankan sementara di Polres Banggai. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.