Pengawal yang Ditegur Prabowo Saat Kampanye di Cianjur Minta Maaf

Pengawal yang Ditegur Prabowo Saat Kampanye di Cianjur Minta Maaf

Foto: Youtube

Transsulawesi.com, Cianjur -- Calon presiden Prabowo Subianto diserang isu bersikap kasar kepada masyarakat dalam potongan video yang viral di Twitter. Di video yang semula tak disebut lokasinya itu, tampak Prabowo memarahi seorang warga.

Ternyata, pria yang dimarahi Prabowo adalah pengawalnya dari Mabes Polri. Penyebabnya, pengawal yang berbaju batik dalam video itu, mendorong ibu-ibu di jalan hingga jatuh saat Prabowo kampanye di Cianjur.

Nah, para pengawalnya kemudian memberikan klarifikasi langsung dalam video yang dibagikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Mereka meminta maaf kepada masyarakat Cianjur, juga kepada Prabowo.

Berikut klarifikasi pengawal yang dibacakan AKBP Rahmat Hakim:

"Saya AKBP Rahmat Hakim dari Satgaspus Panwal VVIP Mabes Polri yang ditugaskan selaku ADC paslon capres 02 Bapak H Prabowo Subianto. Kami memohon maaf kepada masyarakat Cianjur serta kepada Bapak H Prabowo Subianto atas kegiatan pengawalan yang kami laksaakan karena antusias masyarakat yang mendekat sehingga Bapak Prabowo Subianto menginginkan kami menjaga keselamatan masyarakat dan bersikap lebih humanis kepada masyarakat . Demkian penyampaian kami untuk meluruskan berita - berita hoaks yang beredar."

Badan Pemenangan Nasional (BPN) sudah menjelaskan peristiwa itu dan berharap tidak disebarkan sebagai fitnah terhadap Prabowo.

"Itu adalah aparat pengamanan yang ditegur keras dan tegas oleh Pak Prabowo karena bertindak kasar dan mendorong emak-emak dan rakyat yang ingin mendekati beliau. Dia diminta untuk minta maaf kepada mereka yang dia dorong," ucap Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. (mhr)