Pasiar dan Minum Orson, Tradisi Lama Anak-anak Banggai di Hari Lebaran

Pasiar dan Minum Orson, Tradisi Lama Anak-anak Banggai di Hari Lebaran

Foto: Istimewa

Transsulawesi.com, Banggai -- Momentum Hari Raya Idul Fitri selalu dibarengi dengan tradisi mudik, berbelanja pakaian baru, takbir keliling, sungkeman, dan tak lupa ketupat lebaran. Entah sejak kapan tradisi tersebut lahir. Yang jelas, hanya umat muslim di Indonesia saja yang menyemarakan Lebaran dengan rangkaian tradisi tersebut.

Sama dengan beberapa wilayah di Indonesia, warga Kabupaten Banggai merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tradisinya masing-masing.

Warga Banggai biasa akan saling mengunjungi satu sama lainnya. Tradisi ini dikenal sebagai ajang mempererat hubungan silaturahmi dan saling maaf-memaafkan. Wargga Banggai sering menyebutnya “Pasiar”.

Pasiar mungkin menjadi tradisi turun temurun oleh warga Banggai disaat hari lebaran. Warga saling mengunjungi satu sama lainnya. Entah itu sanak keluarga, teman, atau tetangga.

Selain keluarga dan teman-teman, uniknya pasiar di hari lebaran akan di domonasi oleh anak-anak yang datang dari rumah ke rumah. Mereka datang dari jauh-jauh hanya untuk Pasiar.

Jangan panik, jika tiba-tiba sekumpulan anak-anak biasanya datang untuk berkunjung ke rumah anda. Sebaiknya anda menyiapkan makanan dan minuman ekstra untuk mereka.

Karena biasanya anak-anak yang datang akan meminta minuman Squash Delight Orange atau sebutan warga lokal “Orson”.

Jangan lupa juga, anda harus menyiapkan uang THR buat mereka yah guys. (arf)