Pak Tamang, Sosok Yang Menyulap Pantai Bubung Menjadi Tempat Wisata

Pak Tamang, Sosok Yang Menyulap Pantai Bubung Menjadi Tempat Wisata

Pak Tamang, merupakan sosok yang mampu merubah pantai Bubung menjadi tempat wisata pantai dalam kota yang cukup kreatif. (Foto: Transsulawesi)

Transsulawesi.com, Luwuk – Dunia wisata saat ini dituntut harus mampu untuk membuat inovasi di sektor pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Sehingga dengan Inovasi wisata mampu menjadi magnet yang mampu menawarkan tujuan dengan keunikan tersendiri.

Wisata pantai di Desa Bubung, Kabupaten Banggai misalnya, pantai ini tidak sekedar menawarkan keindahan pasir atau pantai dan lautnya sebagai pemandangan. Akan tetapi kerajinan tangan dari limbah kayu bekas yang dijadikan karya seni sehingga punya magnet tersendiri untuk warga yang berkunjung disini.

Banyak warga kota Luwuk, yang tidak mengetahui sosok pria yang berhasil menyulap pantai Bubung menjadi destinasi wisata warga kota saat ini.

Pak Tamang, merupakan sosok yang mampu merubah pantai Bubung menjadi tempat wisata pantai dalam kota yang cukup kreatif. Ia mengajak pemuda desa Bubung untuk berkarya dengan mengolah limbah-limbah kayu disekitar pantai dan menjadikan pantai Bubung menjadi tempat wisata yang menawarkan keunikan tersendiri.

“Saya mengajak anak-anak muda disini untuk membersihkan pantai dan bikin jadi tempat wisata begini,” ujar Tamang.

Awalnya memang tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk merubah wajah pantai Bubung menjadi tempat wisata. Karena pak Tamang harus bersusah payah mendapatkan modal untuk membangun wisata pantai Bubung.

“Modalnya saya harus pinjam uang, hingga mencapai puluhan juta untuk membangun tempat ini,” katanya.

Pria yang juga bekerja di balai karantina ikan Luwuk Banggai ini memang mencintai pantai sejak usia belia. Maka tak heran setiap harinya ia selalu menjadi ekosistem laut demi keberlangsungan kehidupan biota laut seperti ikan, lobster, atau karang.

Jika anda berkunjung ditempat ini anda bisa melihat sekitar pantai kayu-kayu berwarna-warni menghiasi pantai Bubung. Sehingga tempat ini menjadi destinasi warga kota Luwuk untuk berselfie ria.

Uniknya tempat ini berada tepat di depan Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Bagi warga kota Luwuk atau warga dari luar kota yang bepergian ke kota Luwuk bisa mampir di tempat ini.

Tempat ini juga menawarkan kuliner yang beragam dengan lesehan yang menghadap ke laut. Kuliner yang ditawarkan merupakan menu lokal Luwuk. Seperti milu siram, pisang goreng beserta sambal, minuman dingin, dan menu lainnya.

Wajar jika banyak warga yang datang, apalagi kaum milenial loh. Mereka sengaja datang jauh-jauh bersama teman untuk sekedar berfoto-foto di tempat ini. (arf)