Nyambi Kurir Narkoba, Tukang Cabut Gigi Ditangkap Polres Banggai

Nyambi Kurir Narkoba, Tukang Cabut Gigi Ditangkap Polres Banggai

MF alias A (27) warga Kelurahan Maahas di tangkap oleh Satres Narkoba Polres Banggai. (Foto: Polres Banggai)

Transsulawesi.com, Banggai -- MF alias A (27) warga Kelurahan Maahas di tangkap oleh Satres Narkoba Polres Banggai disalah satu agen rental mobil di jalan Gunung Lompobatang, Kelurahan Luwuk, Kabupaten Banggai, Selasa, (16/10/2018).

MF yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang cabut gigi ini, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian setelah ia ketahuan sedang mengambil sebuah paket narkoba di rental mobil.

Dari tangannya, Polres Banggai berhasil mengamankan sebanyak satu paket shabu-shabu seberat 33,86 gram.

“Barang bukti sabu-sabu yang berhasil diamankan sebanyak satu paket dengan berat bruto 33, 86 gram,” ungkap Kapolres Banggai AKBP Moch. Sholeh SIK, SH, MH dari keterangan resmi Polres Banggai.

Kapolres mengatakan, saat itu pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa di salah satu agen rental tendapat paket kiriman barang yang mencurigakan. Atas laporan itu anggota narkoba langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Anggota kemudian melakukan pengamatan terhadap seseorang yang akan datang menjemput paket kiriman itu,” ucap AKBP Moch. Sholeh.

Sekitar setengah jam melakukan pengamatan,  seseorang pria kemudian datang menjemput paket kiriman barang tersebut. Saat hendak pergi pelaku kemudian dicegat anggota Satres Narkoba dan diperintahkan untuk membuka paket barang yang dikemas dalam kantongan plastik warna merah

“Saat di buka, ditemukan satu paket sabu yang diselibkan di dalam timbangan duduk bersama sepasang sepatu perempuan,” beber perwira dua melati tersebut.

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Banggai guna melakukan penyidikan lebih lanjut. Saat diperiksa, lanjut Kapolres, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut milik seorang napi di Lapas Kelas II B Luwuk berinisial IA alias E (36).

“Atas perbuatannya pelaku kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 undang-undang narkotika dengan hukuman 20 tahun penjara,” papar Kapolres.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna mengetahui pengirim  narkoba jenis sabu-sabu seberat 33, 86 gram tersebut. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.