Momen Idul Adha, Jokowi Ajak Masyarakat Bantu Korban Gempa Lombok

Momen Idul Adha, Jokowi Ajak Masyarakat Bantu Korban Gempa Lombok

Presiden Jokowi (AFP)

Transsulawesi.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk membantu masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1439 Hijriah ini.

Hal tersebut disampaikan Jokowi usai Salat Iduladha di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8).

"Saya mengajak kita semuanya di Iduladha ini untuk sedikit-sedikit, semuanya mau membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa di Lombok Timur, terutama Lombok Barat, NTB pada umumnya," kata Jokowi.

Ia berharap semua masyarakat Indonesia mau berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang saat ini masih kesulitan usai rentetan gempa yang melanda wilayah Lombok, NTB sejak akhir bulan lalu itu.

"Seluruh masyarakat semuanya berbagi, mau berbagi kepada sesama, kali ini saya kira kita menghadapi musibah di NTB," ujarnya.

Namun, saat disinggung soal penetapan status bencana nasional dalam musibah gempa bumi di Lombok, Jokowi enggan bicara lebih lanjut. Ia hanya menyebut masalah itu telah dijelaskan oleh jajarannya.

"Saya kira sudah dijelaskan oleh menteri," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri menyebut sedikitnya terdapat 13 daerah yang sudah menyampaikan bantuan untuk membantu penanganan gempa bumi di Lombok, NTB. Di antaranya adalah Jawa Barat, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten. Sedangkan di tingkat kabupaten/kota, bantuan diberikan pemerintah Palangkaraya, Tangerang, Liamapuluh, dan Banjarnegara.

Dari data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) pada Selasa, (21/8), total korban meninggal dalam rangkaian gempa Lombok diperkirakan mencapai 515 jiwa.

Jumlah tersebut hasil akumulasi data korban terakhir dengan jumlah korban gempa pertama pada 29 Juli berjumlah 20 orang, kemudian gempa pada 5 Agustus menewaskan 479 orang, dan yang terakhir mencapai 16 orang.

Sementara itu, jumlah korban luka-luka akibat gempa ini mencapai 24 orang. Sementara warga yang mengungsi saat ini berjumlah 431.416 orang. Data mengenai jumlah pengungsi ini diprediksi berkurang lantaran banyak warga yang kembali ke rumah.

Pengungsi pada umumnya masih membutuhkan segera bantuan terpal, air bersih, tenda, dan tikar.

Cnn Indonesia

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.