Mayat Yang Ditemukan di Toili, Semasa Hidup Pernah Mencoba Minum Racun Ulat

Mayat Yang Ditemukan di Toili, Semasa Hidup Pernah Mencoba Minum Racun Ulat

Korban yang diketahui bernama Sabar (80) di temukan sudah tidak bernyawa lagi oleh Parnoto warga Desa Argomulyo yang sedang berangkat menuju kebunnya. (Foto: Utustoria)

Transsulawesi.com, Toili – Sesosok mayat ditemukan di salah satu perkebunan di Desa Argomulyo, Kecamatan Moilong, Rabu (14/11/2018). Dari keterangan keluarga, seminggu yang lalu korban pernah mencoba minum obat Sidametrin (racun ulat), namun sempat diketahui dan dicegah oleh keluarga.

Korban yang diketahui bernama Sabar (80) di temukan sudah tidak bernyawa lagi oleh Parnoto warga Desa Argomulyo yang sedang berangkat menuju kebunnya.

Saat menemukan korban, Parnato kemudian bergegas ke perkampungan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Argomulyo.

“Saksi Parnato melihat sesosok mayat tergeletak di bawah pohon jati dengan posisi tertelungkup,” ungkap Kapolres Banggai AKBP Mcoh. Sholeh SIK, SH, MH, memalui Kapolsek Toili Iptu Akhawan B. Suro.

Dari keterangan anak tiri korban, Sabar telah meninggalkan rumah sepekan lalu. “Menurut keterangan dari anak tiri korban bahwa korban meninggalkan rumah sejak Minggu (11/11) sekitar pukul 16.00 Wita,” ujar Iptu Akhawan B. Suro.

“Atas peritiwa ini pihak keluarga tidak keberatan dan menerima dengan iklhas,” terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, saat melakukan olah TKP, pihaknya menemukan  uang Rp. 186.000 di kantong celana dan disamping korban ditemukan obat Pospit (Racun Tikus) dan satu kaleng minuman sprite.

Polsek Toili kini telah melakukan olah TKP awal kasustersebut dan sedang mengembangkan lebih lanjut. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.