Louwe, Pisang Goreng Favorit di Luwuk

Louwe, Pisang Goreng Favorit di Luwuk

Meski cara pembuatannya sama, namun warga Luwuk lebih menyukai Pisang Louwe daripada pisang Kepok. (cookpad)

Transsulawesi.com, Banggai -- Tak ada yang berbeda antara Pisang Goreng Louwe dengan pisang goreng pada umumnya, termasuk pada cara pembuatannya. Awalnya pisang dikupas lalu dipotong pipih sehingga menjadi lebar, untuk kemudian dicelupkan ke dalam adonan tepung terigu yang telah dicampurkan air sedikit demi sedikit hingga mencapai kekentalan tertentu, lalu dimasak dengan menggunakan minyak panas.

Meski cara pembuatannya sama, namun warga Luwuk lebih menyukai Pisang Louwe daripada pisang Kepok. Cara memakannya juga berbeda, karena pisang Goreng Luwuk biasa dimakan dengan sambal mentah atau terasi.

“Orang Luwuk tidak bisa makan pisang goreng kalau tek pake rica (sambal).” tutur Rahma, pemilik warung pinggir Pantai Kilo 5, Minggu, (2/8/2018).

Rasa pisang gorengnya gurih dan lembut sehingga yang nikmat di mulut. Makan pisang goreng Louwe dengan sambal tentu menjadi pengalaman berbeda di Luwuk.

“Pedas mas, soalnya di Jawa makan gorengan gak pake sambal gini” Ujar Agus salah satu pengunjung pantai kilo 5.

Pisang Goreng Luwuk banyak dijumpai di sepanjang Pantai Kilo 5 dan beberapa tempat lainnya. Dijual dengan harga Rp 10.000/ porsi, kuliner unik yang satu ini kerap menjadi incaran para warga lokal. Tak heran, pasalnya banyak orang penasaran, bagaimana rasanya makan pisang goreng Louwe dengan sambal sambal yang pedas.

Untuk jenis pisang ini, kalau di Manado disebutnya pisang Goroho, sedangkan di Maluku disebut pisang Mulu Bebe. (irf)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.