Kelompok Binaan JOB Tomori Beromset Hingga 10 Juta Perbulan

Kelompok Binaan JOB Tomori Beromset Hingga 10 Juta Perbulan

Kelompok Binaan JOB Tomori. (Transsulawesi)

Transsulawesi.com, Banggai – Pengembangan terhadap usaha ekonomi kreatif Ibu Rumah Tangga (IRT) terus dilakukan oleh Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) di Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai. Pengembangan tersebut bertujuan agar kelompok binaan JOB Tomori bisa mandiri secara ekonomi.

Ruru Rudianto A. Sartoko, Relation Section Head JOB Tomori mengatakan bahwa pengembangan terhadap masyarakat melihat potensi yang bisa dikembangkan didaerah masing-masing. Sehingga program-program pemberdayaan bisa lebih tepat sasaran dan benilai guna.

“lebih mengangkat apa yg bisa di kembangkan, yaitu sisi pemberdayaan masyarakat terhadap masyarakat”. Ujar Ruru pada saat acara temu wartawan di rumah Ibu dan anak, Kampung Bajo, Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan.

Ruru juga mengatakan bahwa hingga saat ini JOB-Tomori telah banyak melakukan pemberdayaan terhadap banyak kelompok-kelompok yang terbentuk. JOB Tomori telah mengembangkan beragam usaha ekonomi kemandirian Ibu Rumah Tangga melingkupi program beras organik untuk petani, alat tangkap ikan untuk nelayan, dan produk olahan ikan, keripik, coconut virgin oli, herbal untuk ibu-ibu rumah tangga.

Salah satu ketua kelompok binaan JOB Tomori Ibu mar dari kelompok “Cahaya Berkah” mengatakan bahwa kini penghasilan dari produk-produknya bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya. Karena banyak warga yang membeli produk herbalnya untuk pengobatan.

“yah kalau penghasilan bisa sampe 10 juta perbulan mas, tapi kalau rata-ratanya 5 juta.” Ujarnya.

Sementara itu, Santi yang juga pelaku usaha kreatif herbal juga mengatakan bahwa ia kini bisa biaya kedua adik-adiknya untuk sekolah dan kuliah.

Santi yang merupakan ketua kelompok “Navu Pakuli”, telah mengetauhi lebih dari 200 lebih jenis nama herbal berkat program JOB Tomori yang memberangkatkan ia ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan herbal. Menurutnya dari sisi ekonomi ia sudah terbantu, begitu juga dengan masyarakat yang bisa menggunakan herbal sebagai pengobatan alternatif.

Untuk sat ini, JOB Tomori dalam program CSR-nya berfokus pada 5 programnya, yakni Pertanian ramah lingkungan, pemberdayaan masyarakat pesisir, pemberdayaan ibu anak, pengembangan UMKM herbal, dan pengembangan energi terbarukan bio gas. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.