Kapolda Sulteng Kunjungi Korban Banjir di Morowali

Kapolda Sulteng Kunjungi Korban Banjir di Morowali

Kapolda Sulteng, Brigadir Jenderal Polisi Lukman Wahyu Hariayanto saat berdiskusi dengan warga korban banjir di Morowali. Foto: Humas Polda Sulteng

Transuslawesi.com, Morowali -- Kapolda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Lukman Wahyu Hariayanto didampingi Karo Ops Polda Sulteng dan Kakorspripim Polda Sulteng mengunjungi korban banjir di tiga desa yang terkena banjir di Kabupaten Morowali, yakni  Desa Dampala, Desa Lele dan Desa Sumbatu, Jumat (21/6).

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto kepada Palu Poso, Sabtu (22/6) mengatakan, Kapolda Sulteng dan rombongan terbang menuju Morowali menggunakan helikopter dan tiba di lokasi acara bhakti sosial pukul 10.30 WITA.

Menurutnya, kegiatan bhakti sosial ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019. Hadir pada acara tersebut, Bupati Morowali, Dirreskrimsus Polda Sulteng, Dirpolair Polda Sulteng, Dirbinmas Polda Sulteng, Kabidpropam Polda Sulteng, Kabidhumas Polda Sulteng, Kapolres Morowali, Kasdim 1311 Morowali dan Kadis Perhubungan Morowali.

Kapolda Sulteng saat kunjungan ke Morowali lanjutnya, mengunjungi jembatan Sungai Dampala yang rusak berat karena dihantam banjir, sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjadi korban banjir. 

Selain itu, kegiatan bakti sosial di Morowali ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarat di tiga desa yang terdampak musibah banjir.

Bupati Morowali, Taslim pada acara bakti sosial tersebut kata Didik, mengajak masyarakat kiranya bisa menerima kedatangan Polri di tempat ini karena Polri hadir untuk membantu masyarakat.

“Semoga bisa mempercepat pulihnya perekonomian dan mulai hari ini tidak ada lagi pungutan di jembatan penyebrangan,” kata Didik mengutip pernyataan Bupati Morowali, Taslim.

Senada dengan Bupati, Kapolda Sulteng mengimbau kepada masyarakat, dengan adanya bencana ini ia mengajak kepada masyarakat untuk bergotong royong, saling percaya dan saling menghargai serta saling bekerja sama terutama untuk kelancaran ekonomi.

“Kami sampaikan kiranya tidak ada lagi pemungutan di penyebangan darurat ini,” kata  Didik sesuai penegasan Kapolda Sulteng saat kunjungan tersebut.

Acara  Bhakti sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73 diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Desa Dampala, Lele  dan Sumbatu. 

Kumparan

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.