Kapolda Sulteng: Anggota Bekingi Narkoba, Saya Sikat Habis

Kapolda Sulteng: Anggota Bekingi Narkoba, Saya Sikat Habis

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto. Dok: Humas Popda Sulteng.

Transsulawesi.com, Palu -- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, mengingatkan kepada seluruh para perwira untuk bisa menjadi seorang panutan dan pemimpin yang bertanggungjawab dalam bekerja.

Kapolda menegaskan untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, apalagi sampai membekingi bandar narkoba. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulteng pada apel pagi yang khusus diperuntukan bagi para Perwira Pertama (Pama) dan Perwira Menengah (Pamen) dilingkungan Polda Sulteng, Rabu (24/07) di halaman Mapolda Sulteng.

 “Apabila saya temukan, saya tidak akan segan-segan menindak Anda, sikat habis sekalipun dia seorang Pama atau Pamen, saya perintahkan sikat habis,” kata Kapolda Sulteng.

Kapolda Sulteng juga mengimbau kepada seluruh para Pama maupun Pamen agar mengembalikan roh sebagai seorang personel Polri yang mampu menegakkan hukum kepada siapa pun orang yang dihadapinya.

“Kalau anda sudah menggunakan narkoba, apapun pekerjaan yang diberikan maupun tanggungjawab yang diberikan kepada Anda, pasti Anda akan menghindar, apalagi sampai membekingi bandar narkoba. Oleh karena itu jauhi narkoba, dimanapun Anda dalam menegakkan hukum sudah pasti tidak akan memilih siapapun orangnya,” ujarnya.

Masyarakat kata Kapolda Sulteng, juga diharapkan berperan aktif untuk mengawasi anak-anaknya dan lingkungan pergaulan. Karena narkoba di Sulawesi Tengah masih menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan yang dapat merusak generasi bangsa.

"Jangan takut untuk melapor kepada Kepolisian dan saya pastikan identitas Anda terjamin keamanannya, terlebih apabila itu melibatkan oknum anggota Polri, karena Kapolda Sulteng sudah berkomitmen untuk sikat habis anggotanya yang terlibat narkoba,” ujar Kapolda.

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.