Kabupaten Banggai Siap Gelar Puncak Peringatan Hari Nusantara 2018

Kabupaten Banggai Siap Gelar Puncak Peringatan Hari Nusantara 2018

"Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah Siap Gelar Peringatan Hari Nusantara Tahun 2018," kata Bupati Banggai Herwin Yatim. (Foto: Muhajir)

Transsulawesi.com, Banggai -- Kabupaten Banggai terpilih menjadi lokasi acara puncak Hari Nusantara pada tahun ini yang jatuh pada tanggal 13 Desember mendatang, dengan mengangkat tema 'Perwujudan Kesatuan Nusantara yang Utuh melalui Deklarasi Juanda'.

"Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah Siap Gelar Peringatan Hari Nusantara Tahun 2018," kata Bupati Banggai Herwin Yatim saat diminta konfirmasinya di Jakarta, Jumat (7/12) dikutip dari merdeka.

Peringatan Hari Nusantara ini bertujuan meningkatkan kesadaran bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang bercirikan Nusantara. Oleh karena itu, segenap bangsa Indonesia wajib memperingatinya dengan cara menyelenggarakan kegiatan di setiap instansi, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolahsekolah, dan masyarakat umum.

Ditunjuknya Kabupaten Banggai tentunya bukan tanpa alasan. Walaupun tidak sebesar Ibu Kota provinsinya, daerah yang berjarak kurang lebih 610 km dari Kota Palu ini menyimpan potensi wisata yang luar biasa dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi.

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Herwin juga ingin dunia melirik keindahan alam yang dimiliki Banggai dan bisa dijadikan salah satu pusat wisata andalan Indonesia berlevel internasional.

"Hal tersebut sekaligus kami ekspos sebagai peluang, pada saat penunjukkan Banggai sebagai tuan rumah peringatan puncak nasional Hari Nusantara. Selain itu sebagai motivasi dan semangat bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian khusus kepada kami dan merupakan tanggung jawab besar yang harus menyukseskan puncak peringatan Hari Nusantara di 13 Desember 2018," paparnya Herwin.

Bukan hanya pariwisata, Banggai juga memiliki potensi lain, seperti sektor kemaritiman, darat, masyarakatnya, kesiapan lokasinya, kulinernya, dan memiliki ciri khas Batik sendiri.

"Banggai memiliki batik sebagai salah satu ciri khasnya. Batik tenun Nambo namanya khas Kabupaten Banggai yang semakin mendunia. Pada Februari nanti, batik Nambo akan tampil di New York Fashion Week, Amerika Serikat," tutur Herwin.

Banggai juga memiliki sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya penginapan. Banyak pihak yang berinvestasi dalam bidang perhotelan yang mendukung potensi pariwisata. Sehingga Banggai memberanikan diri memfasilitasi dan siap menyambut para tamu yang akan hadir pada Peringatan Hari Nusantara.

"Kurang lebih kami siap menampung sekitar 1500 sampai 1700 orang. Ada juga Home Stay masyarakat yang siap," ujarnya.

Gelaran Peringatan Hari Nusantara Tahun 2018 ini direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, yang diagendakan akan dilakukan pembacaan naskah Deklarasi Djuanda oleh 3 orang pelajar Kabupaten Banggai dan Deklarasi 'Sulteng Bangkit dan Kuat'.

Selain itu, juga akan ada penganugerahan tanda kehormatan RI berupa Satya Wira Karya bidang pemerintahan dalam pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kelautan oleh Presiden RI kepada 4 kepala daerah, yaitu Bupati Banggai, Bupati Pangkejene Kepulauan, Bupati Lembata, dan Bupati Wakatobi. Dan Dharma Pertahanan kepada 10 penerima. Terakhir Acara tersebut akan ditutup dengan persembahan atraksi budaya atau Parade Hari Nusantara parade kapal nelayan dan sailing pass perahu layar. (sam)