Habib Bahar Dipolisikan, Berikut Transkip Provokasi dan Kebenciannya

Habib Bahar Dipolisikan, Berikut Transkip Provokasi dan Kebenciannya

Polisi diminta serius usut pelaporan atas Habib Smith yang menyebut Jokowi sebagai presiden banci. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Transsulawesi.com, Banggai -- Habib Bahar bin Smith dipolisikan relawan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia karena menyebut Presiden Joko Widodo banci dalam ceramahnya. 

Pelapor Habib Bahar bin Ali bin Smith, Muannas Alaidid, dicecar 18 pertanyaan oleh polisi saat pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Jumat (30/11). Pascapemeriksaan, Muannas meminta supaya polisi mau bertindak tegas kepada Habib Smith yang menyebut Jokowi sebagai presiden banci.

"Kita mendesak pihak aparat supaya untuk tidak ragu, ceramahnya caci maki, kemudian menjadi tidak sejuk," tuturnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/11).

Muannas menjalani pemeriksaan bersama saksi yaitu Aulia Fahmi yang merupakan Sekjen Cyber Indonesia dan Guntur Romli. Muannas mengaku pemeriksaan yang dilakukan hari ini atas inisiatif dirinya sebagai pelapor.

"Kebetulan kita minta untuk dilakukan klarifikasi, pemeriksaan. Kita bawa saksi juga untuk dilakukan klarifikasi agar perkara ini segara ditingkatkan ke tahap penyidikan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/11).

Saat diperiksa, Muannas mengatakan dirinya menyertakan sebanyak 15 halaman bukti transkrip ucapan Habib Bahar Smith. Ucapan itu didapatinya dari unggahan salah satu akun YouTube atas nama Maulid Arbain yang disebarluaskan sekitar Januari 2017.

"Banyak yang jauh lebih mengerikan. Tapi itu nanti biar menjadi kewenangan penyidik," tuturnya.

Transkrip Provokasi dan Kebencian Bahar Smith terhadap Presiden Jokowi dan Kepada Etnis Tertentu. Berdurasi 60 detik.

00.00 - 00.06

PENGHIANAT BANGSA, PENGHIANAT NEGARA, PENGHIANAT RAKYAT KAMU JOKOWI

00.07 - 00.15

KAMU KALAU KETEMU JOKOWI, KALAU KETEMU JOKOWI, KAMU BUKA CELANANYA ITU, JANGAN-JANGAN HAID JOKOWI ITU, KAYAKNYA BANCI ITU.

00.16 - 00.23

KALAU ADA KAMU DI SINI YANG KEMARIN PILIH DIA, TANGGUNG JAWAB DUNIA AKHIRAT KAMU, TUKANG MEUBEL KAMU PILIH JADI PRESIDEN BEGITU JADINYA TUH.

00.24 - 00.60

KAMU BERJANJI DULU SEBELUM JADI,SAYA BERJANJI MEMAKMURKAN RAKYAT, MENSEJAHTERAKAN RAKYAT. SAYA JANJI MEMAKMURKAN, MENSEJAHTERAKAN RAKYAT.SETELAH JADI, RAKYAT MANA YANG MAKMUR, RAKYAT MANA YANG SEJAHTERA?

SAYA TANYA KAMU SUDAH MAKMUR ? ( AUDIENCE: BELUM )

KAMU SUDAH SEJAHTERA? ( AUDIENCE : BELUM )

YANG MAKMUR BUKAN RAKYAT, YANG SEJAHTERA BUKAN RAKYAT. YANG MAKMUR CINA, YANG MAKMUR PERUSAHAAN-PERUSAHAAN ASING, YANG MAKMUR ORANG-ORANG KAFIR, YANG MAKMUR PERUSAHAAN-PERUSAHAAN BARAT. KITA PRIBUMI INDONESIA, KITA PRIBUMI INDONESIA MENJADI BUDAK DI NEGERI KITA SENDIRI, MENJADI BUDAK DI NEGERI KITA... KELAPARAN... (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.