Foto: Kunjungan Pelajar di Maleo Center DSLNG

Foto: Kunjungan Pelajar di Maleo Center DSLNG

(Foto: Dokumentasi DSLNG)

Transsulawesi.com, Batui -- CSR Programme Officer DSLNG Amal Fatullah Randy (tengah) memberikan penjelasan mengenai konservasi burung Maleo (Macrocephalon maleo) kepada siswa Sekolah Dasar Katolik Santo Yoseph Luwuk yang melakukan kunjungan belajar di Maleo Center PT Donggi-Senoro LNG di Desa Uso, Kecamatan Batui.

Pusat konservasi ex situ Maleo, didirikan pada tahun 2013 untuk membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan populasi satwa yang terancam punah ini.

Sejak program dilakukan, DSLNG telah melepasliarkan 68 anakan maleo hasil konservasi dari telur-telur sitaan yang diserahkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah.

Selain sebagai fasilitas konservasi, Maleo Center DSLNG juga menjadi tujuan edukasi lingkungan bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat.