DSLNG dan AJI Palu Menggelar Workshop Advokasi dan Keselamatan Jurnalis

DSLNG dan AJI Palu Menggelar Workshop Advokasi dan Keselamatan Jurnalis

Wartawan Luwuk Banggai saat mengikuti Workshop Advokasi dan Keselamatan Jurnalis yang digelar DSLNG dan AJI Palu. (Dokumentasi: DSLNG)

Transsulawesi.com, Luwuk -- Saat ini hanya sedikit yang peduli dengan keselamatan bagi wartawan ketika meliput di daerah berbahaya seperti konflik, bencana atau musibah. Keselematan para Jurnalis mendapatkan perhatian khusus dari PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) saat ini pasca terjadinya beberapa kejadian kekerasan yang terjadi dan bencana alam yang menimpa Sulawesi Tengah.

DSLNG bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu mengadakan kegiatan “Workshop Advokasi dan Keselamatan Jurnalis” bertempat di Hotel SwissBell Luwuk, Sabtu (13/4/2019).

Hadir sebagai pemateri Advokasi Jurnalis, Gading Yonggar Ditya pengacara muda dari LBH Pers Jakarta mengatakan bahwa saat ini kekerasan sering dialami rekan-rekan jurnalis saat meliput. Menurutnya banyak pihak-pihak yang belum paham betul dengan UU Pers 1999 sehingga kekerasan terhadap pers sering terjadi.

“Seringkali kekerasan itu juga bersumber dari masyarkat itu sendiri, sehingga kita juga penting untuk membangun pendidikan dan pendekatan kepada masyarakat, ” ujarnya.

Menurut Gading, komitmen perusahaan pers untuk melindungi keselamatan kepada wartawannya sangat penting. Jangan sampai terjadi kekerasan terhadap wartawan, perusahaan persnya malah tidak mendukung.

“Kadang wartawan ingin melalui proses hukum yang berlaku, namun perusahaannya gak mau repot,”. Ujar Gading sat memberikan materinya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua AJI Palu. Muhammad Iqbal mengatakan setiap kejadian kekerasan yang menimpa rekan-rekan wartawan AJI selalu melakukan reporting dan jika dibuthkan akan turun untuk membantu walaupun korban wartawan bukan anggota AJI.

“Setiap kasus kekerasan kita selalu reporting dan akan membantu walaupun ia bukan anggota AJI sekalipun,” ujar Iqbal.

External Communication Supervisor DSLNG, Dotty Damayanti berharap workshop yang diselenggarakan kali ini bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk rekan-rekan jurnalis untuk kedepannya. Workshop ini juga merupakan salah satu perhatian khusu DSLNG terhadap rekan-rekan jurnalis Luwuk Banggai.

“Kenapa kita pilih tema Workshop Advokasi dan Keselamatan Jurnalis, yaitu karena kita punya keprihatinan yang sama, dimana banyak kejadian-kejadian yg menimpa jurnalis saat ini,” ujar Dotty. (mhr)