Diminta Menunda Perkawinan, Seorang Pemuda di Ampana Gantung Diri

Diminta Menunda Perkawinan, Seorang Pemuda di Ampana Gantung Diri

Warga Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki beinisial AJ (21) yang gantung diri di dalam kamar rumahnya sendiri, Jumat (30/11). (Foto: Istimewa)

Transsulawesi.com, Tojo Una-Una -- Warga Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki beinisial AJ (21) yang gantung diri di dalam kamar rumahnya sendiri, Jumat (30/11).

Mayat AJ pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.45 wita oleh seorang saksi yang sedang mengambil kawat (benrat) yang terletak di dalam dapur rumah tersebut.

Kapolres Touna AKBP, Boyke Karel Wattimena, S.I.K, melalui Kapolsek Ampana Tete Iptu Triyanto, mengungkapkan menurut keterangan saksi yang pertama kali menemukan korban, AJ yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan itu dia temukan sudah tergantung di dalam kamar.

“Korban tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru. Unit Identifikasi Polres Touna telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut dimatakan, berdasarkan hasil visual oleh Dokter diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari 12 jam yang dikuatkan dengan keluarnya darah dari kemaluan dan hidung.

“Berdasarkan keterangan keluarga korban, diduga bahwa korban melakukan gantung diri disebabkan minta kawin kepada orang tuanya namun disuruh bersabar dikarenakan orang tuanya masih mencari uang didesa Bulan Jaya sebagai tukang bangunan,” tandas Kapolsek. (dw)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.