Derita Emak-emak Jelang Ramadan, Elpiji 3 kg Langka!

Derita Emak-emak Jelang Ramadan, Elpiji 3 kg Langka!

Ilustrasi: Liputan6

Transsulawesi.com, Banggai – Elpiji 3 kg atau yang biasa disebut elpiji melon kembali langka peredarannya di beberapa daerah di Kabupaten Banggai. Permasalahan yang sering menimpa masyarakat Banggai ini seperti tidak ada habisnya dan selalu terulang lagi.

Menjelang saat bulan Ramadan langkanya elpiji 3 kg kembali terjadi dalam sepekan ini. Banyak warga yang susah payah mencari elpiji 3 kg namun tidak berhasil menemukannya.

Dari pantauan, Elpiji yang dikhususkan untuk masyarakat miskin ini berkurang peredarannya di beberapa pangkalan.

Bahkan untuk menebusnya, warga harus mengeluarkan kocek ekstra karena harganya menembus Rp 30 ribu per tabung.

Niar warga Kecamatan Batui misalnya, mengeluhkan kelangkaan gas 3 kg di daerahnya. Belum lagi harganya yang naik terus.

"maunya gas 3 kg ada terus, dan harganya kembali normal Rp 16-17 ribu," imbuh dia.

Dari beberpa informasi, kelangkaan gas 3 kg ditengarai banyak masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak. Padahal, Elpiji 3 kg ini merupakan barang subsidi dan peruntukkannya untuk rakyat miskin. (sam)