Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi di Palu Dipadati Ratusan Orang

Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi di Palu Dipadati Ratusan Orang

RATUSAN warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah antusias mengikuti Deklarasi Gabungan Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berlangsung di Anjungan Nusantara. (Foto: Sultengterkini)

Transsulawesi.com, Palu -- Ratusan warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah antusias mengikuti Deklarasi Gabungan Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Garpas) yang berlangsung di Anjungan Nusantara, Ahad (9/9/2018).

Dilansir dari Sultengterkini, sejumlah orator menyampaikan orasinya dalam deklarasi tersebut. Salah seorang orator menyebut pemerintahan saat ini seolah tidak punya arah yang jelas, bagaikan buih di tengah lautan yang terombang-ambing.

Saat ini harga kebutuhan pokok naik, bahan bakar minyak naik, listrik naik merupakan salah satu bukti kinerja pemerintahan yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat.

“Kita jangan terlalu lama tidur, saatnya bangkit. Apa yang kita lawan? (Adalah) Keterpurukan kawan-kawan,” teriak seorang orator.

Oleh karena itu katanya, Indonesia butuh pemimpin negara yang tegas dan berwibawa, baik bagi rakyatnya sendiri maupun di mata dunia.

Menurut orator, deklarasi Garpas adalah panggilan jiwa dari rakyat secara tulus dan ikhlas, bukan paksaan dlam rangka untuk membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, orator lain dari Kabupaten Buol menambahkan bahwa banyaknya deklarasi di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kota Palu merupakan tanda-tanda alam bahwa pasangan Prabowo-Sandi akan menang pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 mendatang.

Ia mengaku sengaja datang dari Buol yang berjarak 600 kilometer lebih untuk menghadiri deklarasi di Palu karena begitu mencita-citakan Indonesia punya presiden baru di tahun 2019 mendatang.

Ia tidak ingin negeri ini tahun 2019 dipimpin oleh orang-orang yang terlalu banyak ingkar janji.

Ia mengatakan, dinamika dan persoalan yang terjadi di negeri ini adalah BBM naik, listrik naik, utang naik, dan semua harga ikut naik, dan itu adalah persoalan besar yang harus diselesaikan.

“Saya mau cek, 2019, mau ganti presiden atau tidak? Saya ulangi lagi, mau ganti?,” teriak orator asal Buol itu.

“Ganti…!,” kata ratusan relawan dan pendukung yang dijawab secara serentak dan kompak.

Setelah berorasi, Ivan Sunuh, salah seorang deklarator kemudian memimpin membacakan isi deklarasi Garpas di hadapan ratusan massa yang hadir, termasuk emak-emak.

Acara deklarasi itu diwarnai pemutaran lagu #2019GantiPresiden yang kemudian juga dinyanyikan oleh para relawan.

Kegiatan itu diakhiri dengan penandatanganan dukungan di atas spanduk untuk diserahkan kepada calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang rencananya berkunjung di Kota Palu pada 26 September 2018 mendatang.

Deklarasi Garpas berlangsung aman dan lancar di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian setempat. (zul)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.