Cekcok Karena Dagangan Tahu, Pasutri di Batui Diamankan Polisi

Cekcok Karena Dagangan Tahu, Pasutri di Batui Diamankan Polisi

Pasangan suami istri (Pasturi) warga Desa ombolu, Kecamatan Batui Selatan berinisial NA (34) dan FS (36) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Batui, karena diduga menganiaya PT (45), Senin (3/2). (Foto: Polres Banggai)

Transsulawesi.com, Batui -- Pasangan suami istri (Pasturi) warga Desa ombolu, Kecamatan Batui Selatan berinisial NA (34) dan FS (36) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Batui, karena diduga menganiaya PT (45), Senin (3/2).

Kapolsek Batui Iptu IK Yoga Widata SH, mengungkapkan, kasus penganiayaan itu terjadi di Pelabuhan Rakyat, Kelurahan Bugis, Kecamatan Batui, sekitar pukul 06.00 Wita, saat itu terjadi adu mulut antara korban dan pelaku NA tentang perselisihan barang dagangan Tahu.

“Tiba-tiba pelaku NA menarik jilbab dan mencakar korban di bagian leher hingga terjatuh ke tanah,” ungkap Kapolsek.

Selanjutnya, kata Iptu Yoga, beberapa saat kemudian datang FS suami NA langsung memukul korban dibagian mulut sebanyak dengan menggunakan tangan terkepal sehingga pelapor jatuh tersungkur ketanah tidak sadarkan diri.

“Korban mengalami luka dibagian leher sebelah kanan, bibir pecah mengeluarkan darah serta gigi atas bagian depan goyang,” papar Iptu Yoga.

Atas kejadian itu, lanjut Kapolsek, korban merasa keberatan dan menuntut agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Batui untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Kapolsek. (mhr/humas polres banggai)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.