Buntut Demonstrasi, Aliansi Mahasiwa Unismuh Blokade Akses ke Kampus

Buntut Demonstrasi, Aliansi Mahasiwa Unismuh Blokade Akses ke Kampus

Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk  Kabupaten Banggai menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus dengan membakar ban sebagai bentuk protes, senin (24/06/2019). (Foto: Inun/Transsulawesi)

Transsulawesi.com, Luwuk -- Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk  Kabupaten Banggai menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus dengan membakar ban sebagai bentuk protes, senin (24/06/2019). Aksi protes dilayangkan mahasiswa menuntut rektor Unismuh mundur dari jabatan dengan beberapa alasan.

Mahasiswa yang tergabung dalam “Aliansi Mahasiswa Unismuh Luwuk Menggugat” ini meminta agar biaya pembayaran SPP kampus di turunkan karena di anggap mencekik mahasiswa.

Selain itu mahasiswa juga menuntut agar data penggunaan anggaran kampus harus lebih transparan kepada tiap-tiap mahasiwa Unismuh.

Menurut mereka hal tersebut berdasarkan beberapa sistem dan sarana prasarana yang perlu dibenahi oleh pihak kampus. Menariknya para mahasiswa juga menuntut agar memecat aparatur kampus yang terlibat dalam politik praktis.

Dari pantauan mahasiswa Unismuh yang melakukan aksi menutup pintu masuk kampus sehingga aktifitas kampus tidak bisa berjalan seperti biasanya.

Salah satu mahasiswa Unismuh Luwuk mengatakan bahwa ia hari ini mau mengikuti ujian, namun karena ada aksi demontrasi terpaksa harus pulang kembali ke rumahnya.

“Ka kampus barang mo ujian, cuma ada demo, jadi bale lagi ka rumah,”. (mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.