Begini Modus Penipuan Pemasangan Meteran di Batui

Begini Modus Penipuan Pemasangan Meteran di Batui

Ilustrasi

Transsulawesi.com, Batui -- Personil Polsek Batui menahan mantan Kepala Sub Ranting Batui PLN Batui, Kamaruddin Taya alias Kama (46) Kamis (9/5/2019) sekitar Pukul 13.00 Wita.

Kamaruddin Taya ditangkap oleh petugas di kediamannya Desa Tirta Jaya, Kecamatan Toili, karena terlibat kasus dugaan penipuan pemasangan meteran baru di Desa Ondo Ondulu, Kecamatan Batui.

Kapolsek Batui IPTU Candra mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan Polisi bernomor: lp/12/II/2019/res bgi.sek bti tanggal 13 Februari 2019. Dalam laporan warga menyebutkan, tersangka Kamaruddin telah melakukan dugaan tindak pidana penipuan kepada 13 warga Desa Ondo Ondulu.

Modus  yang diperankan oleh tersangka dengan meminta uang kepada 13 orang warga Desa Ondo Ondolu dengan menjanjikan akan mempermudah pemasangan meteran baru.

Dari keterangan Polisi, tersangka melakukan aksi penipuan tersebut dengan modus meminta sejumlah uang kepada korban dengan tujuan memberikan kemudahan pada korban dalam pemasangan jaringan listrik dan meteran di rumah- rumah korban, namun sampai dilaporkan tersangka KM tidak memasang meteran hingga saat ini.

Pelaku dengan sengaja menetapkan harga pemasangan penyambungan meteran listrik baru untuk daya 900 VA dengan menggunakan instalasi sebesar Rp. 2.300.000. Sedangkan untuk daya 900 VA tanpa instalasi sebesar Rp. 1.800.000.

“Warga yang dijanjikan percaya, sebab tersangka saat itu menjabat sebagai kepala sub ranting PLN  di Kecamatan Batui, sehingga menyerahkan uang kepada tersangka. Dalam kasus ini, kerugian sementara ditaksir mencapi Rp15 juta,” kata Iptu Candra.

Saat ini, Kamaruddin telah ditahan di Sel Mapolsek Batui. (mhr)