Basarnas Kerahkan Sebanyak 15 Kapal Untuk Pencarian Pesawat Lion JT-610

Basarnas Kerahkan Sebanyak 15 Kapal Untuk Pencarian Pesawat Lion JT-610

Terkait dengan daerah prioritas dua, Bambang berkata, akan ada 15 kapal yang bakal dikerahkan. Kapal-kapal tersebut di antaranya milik Basarnas, Kemenhub, Polair, KPLP, hingga Bea Cukai. (Foto: Wikimedia)

Transsulawesi.com, Banggai -- Badan SAR Nasional menyatakan mengerahkan dua helikopter dan 15 kapal pada Selasa (30/10) untuk mencari korban dan bangkai pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI Bambang Suryo Aji mengatakan dua helikopter itu akan fokus melakukan pencarian lewat udara.

"Untuk operasi besok, kami akan lakukan dengan menggunakan searching udara. Dua heli akan saya kerahkan untuk seraching udara," ujar Bambang di Kantor Basarnas, Jakarta, Senin (29/10).

Bambang mengatakan area pencarian heli mencapai 124 Nautical Mile. Heli dikerahkan untuk mencari serpihan pesawat Lion Air JT-610 yang terbawa arus dan air usai tenggelam.

Bambang juga mengatakan Basarnas telah membagi area pencarian menjadi dua, yakni area prioritas satu dan dua. 

Ia berkata area prioritas satu akan digunakan untuk pelaksanaan operasi bawah laut. Ada empat kapal yang kerahkan, yakni KRI Rigel, KM SAR Basudewa, Baruna Jaya, dan kapal milik Pertamina.

"Sedangkan daerah prioritas dua untuk melaksanakan operasi di atas permukaan, karena di daerah prioritas dua ini mengikuti dengan perkembangan arus dan angin pada saat besok melakukan pencarian," ujarnya.

Terkait dengan daerah prioritas dua, Bambang berkata, akan ada 15 kapal yang bakal dikerahkan. Kapal-kapal tersebut di antaranya milik Basarnas, Kemenhub, Polair, KPLP, hingga Bea Cukai.

Di sisi lain, Bambang menyebut cuaca di Tanjung Karawang pada Selasa (30/10) diperkirakan BMKG akan cenderung berawan. Namun, ia menyebut malam harinya akan terjadi hujan.

"Kemudian pagi harinya berawan dan siang harinya berawan, hujan ringan dengan suhu 2 sampai 34 derajat. Jadi besok pagi kami masih didukung cuaca yang masih bisa kami laksanakan untuk melaksanakan operasi SAR," ujar Bambang. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.