Banggai Sukses Menjadi Tuan Rumah Hari Nusantara

Banggai Sukses Menjadi Tuan Rumah Hari Nusantara

Kabupaten Banggai, sukses menggelar Peringatan Hari Nusantara tahun ini yang dipusatkan di pelabuhan Desa Tangkian, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Kamis, (13/12/2018). (Foto: Transsulawesi.com)

Transsulawesi.com, Banggai -- Kabupaten Banggai, sukses menggelar Peringatan Hari Nusantara tahun ini yang dipusatkan di pelabuhan Desa Tangkian, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Kamis, (13/12/2018).

Peringatan Hari Nusantara berlangsung tanggal 13 Desember setiap tahunnya. Tanggal tersebut dikenal sebagai sejarah Deklarasi Djuanda, 13 Desember 1957.

Namun, menjadi tuan rumah bukan perkara mudah. Saat pemerintah pusat sedang menilai kelayakan sebagai tuan rumah, Bupati Banggai Herwin Yatim berani presentasikan kemampuan daerahnya.

“Kami paparkan tentang potensi kemaritiman yang kami miliki. Masyarakat, kesiapan lokasi juga semua ada di kami,” jelas Bupati Banggai, Herwin Yatim, dikutip dari Gatra, Jumat (7/12).

Kabupaten yang terletak di ujung timur Provinsi Sulteng ini memang salah satu daerah yang memiliki garis pantai sangat panjang. Panjang garis pantai mereka mencapai 617 km. Ini setara dengan garis pantai sepanjang Makassar, Sulsel hingga Mamuju, Sulbar.

“Konsep Hari Nusantara itu memang yang ditonjolkan potensi kemaritiman,” tambah Herwin.

Acara penting lainnya adalah pembagian 13.500 Kartu Petani Sejahtera 2.500 dan Kartu Nelayan Sejahtera. Konsep kartu ini diadaptasi dari yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Tengah.

Sesungguhnya dalam RPJMD Banggai, mereka menargetkan dari sekitar 50.000 petani yang ada, sebanyak 25.000 akan mendapat kartu.

“Itu harusnya yang jadi pekerjaan pemerintah. Tidak hanya saat acara politik, lalu bagi-bagi bantuan. Tapi menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat,” ungkap Herwin.

Persiapan Hari Nusantara, sudah dimulai di Banggai jauh hari. TNI Angkatan Laut, misalnya, telah mengirim dua Kapal Republik Indonesia (KRI). Seperti KRI dr Soeharso-990 dan KRI Banda Aceh-593.

Dua KRI milik TNI AL ini sandar di Dermaga Pelabuhan Tangkiang, Luwuk Kabupaten Banggai. KRI dr Soeharso-990 merupakan kapal jenis Bantu Rumah Sakit. KRI Banda Aceh-593 jenis Landing Platform Dock.

Dua kapal ini mendapat perhatian warga di Luwuk Banggai. Warga berbondong-bondong mendatangi dermaga pelabuhan Tangkiang untuk melihat dari dekat kedua KRI tersebut. (mhr)