Bandar Sabu di Palu Ditangkap, Barang Bukti 2 Kilogram

Bandar Sabu di Palu Ditangkap, Barang Bukti 2 Kilogram

Kapolda Sulteng, Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto, memimpin langsung pemusnahan babuk narkoba jenis sabu di Mapolda Sulteng, Jumat (10/5). Foto: Kumparan

Transsulawesi.com, Palu -- Kapolda Sulteng, Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto, memimpin langsung pemusnahan babuk narkoba jenis sabu di Mapolda Sulteng, Jumat (10/5). Foto: Ikram/PaluPoso

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram di kantor Dit Res Narkoba Mapolda Sulteng, Jumat (10/5).

Namun sebelum dimusnahkan, lebih dulu diuji dengan memakai alat BNN berupa termo sentitik untuk menguji kebenaran atau keaslian, apakah barang bukti ini identik dengan barang yang sudah dilakukan penyitaan.

Kapolda Sulteng, Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto memimpin langsung pemusnahan babuk narkoba jenis sabu. Pemusnahannya dengan cara direbus, kemudian dibuang ke dalam peturasan.

Ditres Narkoba, Kombes Polisi Sigit Kusmardjoko, mengatakan, sabu dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan pada bulan Maret hingga April 2019.

Kasus pertama dengan tersangka Irwansyah (27) dengan barang bukti sebanyak 118,8122 gram.

"Sabu yang dimusnahkan seberat 88,5405 gram dan sisanya seberat 30,2717 Gram disisihkan untuk keperluan uji lab dan pembuktian di pengadilan, " kata Dit Res Narkoba Polda Sulteng, Kombes Polisi Sigit Kusmardjoko.

Selanjutnya kasus kedua, berupa sabu lima paket seberat 2.008,39 gram  atau kurang lebih 2 koligram dengan tersangka Angki Cs, yang ditangkap di bandara Mutiara Sis Aljufri.

"Sabu dimusnahkan seberat 1.961,71 gram dan sisanya seberat 46,68 gram disisihkan untuk keperluan uji lab dan pembuktian di pengadilan, " katanya.

Dia mengatakan, Angki ini merupakan salah satu pemasok besar narkoba wilayah Palu. Angki ini memasukkan barang sabu ke Tatanga, Anoa bahkan sampai ke Ampana, Luwuk dan Gorontalo.

"Angki ini mantan pemain sabu di Gorontalo," katanya.

Di awal tahun tambahnya, Angki memasok sabu hingga 70 killogram yang diperoleh dari Medan dan Aceh.

Menurutnya, kesemua tersangka terancam pidana pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2/) undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolda Sulteng, Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto, mengatakan, akan mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba di Sulteng, dengan memantau segala jalur masuknya baik melalui darat, laut dan udara.

Turut hadir dalam pemusnahan, perwakilan Kejaksaan Irna, perwakilan pengadilan, Rachmawati, Kepala BNN Provinsi Sulteng, Brigjen Polisi Suyono, Kejati Sulteng, M. Rum.