Asian Games 2018, Indonesia Bangga Raih 31 Emas

Asian Games 2018, Indonesia Bangga Raih 31 Emas

Presiden serahkan bonus kepada atlet di Istana Negara, Minggu (2/9). (Foto: Humas/Jay)

Transsulawesi.com, Banggai – Presiden Jokowi mengatakan, bahwa Indonesia bangga atas prestasi para atlet, dengan perjuangan para atlet, perjuangan keras dalam meraih prestasi.

“Indonesia bangga dengan ketulusan para pelatih, official. Indonesia bangga dengan dedikasi para pengurus cabang-cabang olahraga,” tegas Presiden.

Menurut Kepala Negara, bukan rakyat saja yang terkejut tapi dunia juga terkejut dengan torehan sejarah yang diciptakan atlet-atletnya, karena di Asia Games sebelumnya kita meraih 4 medali emas, kemudian melompat menjadi 31 emas.

Presiden mengisahkan betapa banyak yang pesimis saat dulu dirinya menargetkan bisa mendapatkan 16 emas, Tapi hari ini, lanjut Presiden, bukti itu betul-betul nyata dan ada, yaitu 98 medali; emas, perak dan perunggu bisa kita raih dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Ini adalah sebuah lompatan, lompatan besar yang bisa kita jadikan pondasi untuk prestasi-prestasi selanjutnya,” ucap Presiden.

Kepala Negara mengapresiasi perjuangan para atlet yang mempersiapkan diri bertahun-tahun melalui latihan, kerja keras tanpa mengenal lelah. Menempa diri dalam berbagai training, try out, kompetisi baik di dalam muapun di luar negeri selalu terus diikuti.

“Saya juga mengerti bahwa saat kaki saudara-saudara hampir tak kuat untuk berdiri. Saudara-saudara tak henti berjuang untuk negara dan kemenangan saudara,” kata Kepala Negara seraya menambahkan, bahwa rakyat berterima kasih kepada mereka semua, rakyat menyambut prestasi mereka dengan penuh haru dan kebahagiaan.

“Rakyat menghargai, sangat menghargai pengorbanan dan perjuangan saudara-saudara,” tutur Presiden.

Presiden menegaskan, negara masih menunggu prestasi atlet-atletnya yang lebih banyak lagi, dan Indonesia berterima kasih atas sejarah emas yang mereka  torehkan. Oleh karena itu, Presiden mengaku telah menyampaikan kepada Menpora, agar bonus untuk para atlet peraih medali saya ingin berikan secepatnya sebelum acara penutupan dilakukan.

“Kalau pagi ini atau siang nanti atau sore nanti masih ada tambahan medali setelah acara ini, akan saya berikan langsung juga kalau masih ada tambahan lagi, di sini. Tahu-tahu nanti masih ada tambahan emas lagi saya berikan di sini, siapa tahu,” pungkas Presiden Jokowi.

Sementara itu, wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan mencapai prestasi tertinggi selama pelaksanaan Asian Games sejak tahun 1951.

"Ini adalah capaian prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games, dari peringkat 17 pada Asian Games ke-17 dengan empat medali emas di Incheon, Korea Selatan; naik ke peringkat empat dengan 31 medali emas di Jakarta kali ini," kata Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya di Upacara Penutupan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu malam.

Wapres JK mengatakan dengan perolehan 98 medali di Asian Games ke-18 ini, maka rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dapat semakin diperkuat, dengan meningkatkan rasa toleransi dalam kemajemukan Indonesia.

"Oleh karenanya, sangat penting untuk menjadikan momen penguatan rasa persatuan dan jati diri bangsa, yang majemuk dan toleran, yang memiliki semangat juang tinggi untuk meraih kemajuan, kesejahteraan dan perdamaian bersama," kata Ketua Dewan Pengarah Inasgoc tersebut.

Indonesia berhasil mencapai target di Asian Games 2018, dengan berada di urutan ke-empat setelah China, Jepang dan Korea Selatan. Atlet nasional Indonesia berhasil meraih total 98 medali dengan rincian 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.