Ada Lima Kali Debat di Pilpres 2019, Ini Rinciannya Dari KPU

Ada Lima Kali Debat di Pilpres 2019, Ini Rinciannya Dari KPU

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan debat calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019 akan digelar sebanyak lima kali dalam kurun waktu Januari hingga April 2019, di Jakarta. (Foto: Wartakota)

Transsulawesi.com, Banggai -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan debat calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019 akan digelar sebanyak lima kali dalam kurun waktu Januari hingga April 2019, di Jakarta.

"Sudah disepakati lima kali debat, tempatnya akan dilaksanakan di Jakarta," ujar Arief, saat menyampaikan hasil Rapat Persiapan Debat Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2019, di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12).

Ia merinci, debat perdana akan digelar pada 17 Januari 2019. Debat ini akan diikuti oleh pasangan capres-cawapres peserta pemilu, yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Tema debat yakni terkait isu hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

Debat kedua, lanjutnya, akan digelar 17 Februari 2019 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta. Debat kali ini hanya diikuti oleh para calon presiden saja. Tema debat adalah energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Debat ketiga, akan digelar pada 17 Maret 2019, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Debat diikuti oleh para calon wakil presiden saja. Tema debat terkait isu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan.

Debat keempat, kata Arief, akan digelar pada 30 Maret 2019, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan. Debat yang diikuti oleh calon presiden saja ini mengusung isu ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

Sementara, lanjut Arief, debat kelima masih belum diputuskan mengenai waktunya. KPU bersama pihak kadidat masih akan membahas pada rapat koordinasi berikutnya. Namun demikian, lokasinya sudah ditentukan, yakni di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, dan diikuti oleh capres-cawapres.

Mengenai tema debat terakhir, Arief menyebut isu ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri.

"Debat kelima jadwalnya masih akan ditentukan kemudian, karena masing-masing paslon masih akan melihat jadwal mereka di bulan April," kata dia.

Arief mengatakan rapat kali ini masing-masing perwakilan peserta sudah mengajukan dua nama sebagai anggota tim panelis atau pakar yang bertugas menyusun pertanyaan untuk debat perdana. Dari KPU sendiri mengusulkan tiga nama. Untuk debat berikutnya akan dibicarakan lebih lanjut.

Namun, kata Arief, nama-nama tersebut tidak bisa dipublikasikan saat ini karena masih menunggu persetujuan dari mereka.

"Kalau mereka bersedia kita akan publikasikan," kata Arief.

Perihal moderator debat, Arief menyebut itu akan ditentukan pada 26 Desember 2018 dalam rapat kordinasi KPU bersama Bawaslu, media, dan tim masing-masing kandidat.

Sebelum debat perdana digelar, tepatnya pada 9 Januari 2019, pihak KPU akan menggelar penyampaian visi dan misi dari perwakilan masing-masing kandidat. (mhr)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.