2019 Iuran Bulanan Korpri mengalami kenaikan

2019 Iuran Bulanan Korpri mengalami kenaikan

Dewan Pengurus Provinsi Korps Pegawai Republik Indonesia (DPP-KORPRI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2018, disalah satu hotel di Kota Toli-Toli, Kamis (29/11). (Foto: Dewei Satri)

Transsulawesi.com, Toli-Toli -- Dewan Pengurus Provinsi Korps Pegawai Republik Indonesia (DPP-KORPRI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2018, disalah satu hotel di Kota Toli-Toli, Kamis (29/11).

Raker sehari ini dihadiri seluruh dewan pengurus KORPRI Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulteng.

Ketua DPP KORPRI Sulteng, Dra. Derry B. Djanggola, M.Si, dalam sambutan  yang dibacakan Dr. Adidjoyo Dauda, M.Si,bmengungkapkan raker yang dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan HUT KORPRI ke 47 ini merupakan ajang penyampaian realisasi kegiatan Korpri Sulteng.

"Terlebih lagi pada semester II, kegiatan Korpri Sulteng, khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong mengalami gangguan karena bencana gempa, tsunami dan likufaksi. Tercatat 48 PNS lingkup Pemprov Sulteng yang menjadi korban," paparnya.

Dikatakan, Korpri Sulteng walau dalam skala yang kecil telah turut andil dalam memberikan bantuan dan santunan, baik secara materil maupun nonmateril.

"Korpri juga menjadi fasilitator kepada pihak terkait untuk pemenuhan hak-hak para PNS yang terdampak bencana," tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan, seluruh anggota Korpri dengan semangat untuk membesarkan organisasi dan memberi manfaat seluas-luasnya kepada pihak yang berkepentingan, secara reguler telah menghidupkan organisasi melalui iuran yang rutin dikumpulkan dari para anggota.

"Hal itu pun masih jauh dari harapan. Suatu kemandirian yang bertopang dari iuran dengan nilai yang minim tentu tidak mampu mencover secara maksimal area layanan atau cakupan program kegiatan yang lebih luas," tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, melalui raker diharapkan mampu menghasilkan pertimbangan untuk merintis pola yang berorientasi bisnis, baik yang bersifat investasi atau dalam bentuk aktivitas usaha.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa keberadaan Korpri untuk mendukung pencapaian visi, misi dan tugas-tugas kepemerintahan, khususnya Pemprov Daerah Sulteng, yaitu mewujudkan Sulteng yang unggul, mandiri dan berdaya saing.

Perlu diketahui, pada raker yang difasilitasi Badan Kepegawaian Daerah Sulteng dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tolitoli ini menghasilkan  beberapa rekomendasi.

Diantaranya peringatan HUT Korpri Tingkat Sulteng 2019 akan dilaksanakan di Kabupaten Banggai, dan kenaikan iuran anggota korpri setiap bulannya pada 2019 mendatang.

Untuk Golongan IV iuran bulanan menjadi Rp.35.000, Golongan III Rp. 25.000, Golongan II Rp. 15.000 dan Golongan I  Rp. 10.000.

Peningkatan jumlah iuran tersebut juga diikuti dengan peningkatan jumlah santunan duka yang akan diberikan kepada ASN yang meninggal dunia.

Santunan duka untuk ASN aktif dan pensiunan batas 7 tahun sebanyak empat juta rupiah dan dilaksanakan upacara persemayaman. Sedangkan untuk pensiunan diatas 7 tahun santunan duka sebesar Rp. 1.000.000 dan tanpa upacara persemayaman. (dw)

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.