NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ekonomi

LNG di bawa ke Jepang dan Korea, Sisanya untuk Domestik

Minggu, 02 /08/ 2015 21:19:44 16835 Pembaca  

Kapal pengangkut Maleo LNG di Pelabuhan LNG Desa Uso Kec. Batui (Foto:Muhajir/Transs)
Kapal pengangkut Maleo LNG di Pelabuhan LNG Desa Uso Kec. Batui (Foto:Muhajir/Transs)

Banggai -Kilang Gas Alam Cair (LNG) Donggi Senoro di Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melalui tahapan pengapalan, Kilang LNG senilai US$ 2,8 miliar ini memiliki kapasitas sebesar 2,1 million ton per annum (MTPA).Rencananya gas tersebut telah dialokasikan untuk ekspor ke beberapa perusahaan Korea dan Jepang dengan volume yang berbeda.‎ Sesuai dengan komitmen jangka panjang yang telah disepakati.

‎"Dari perencanaan, alokasi untuk Korea dan Jepang," kata Gusrizal saat peresmian kilang DSLNG di Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (02/08/2015)

Dari data yang dihimpun Transs, Perusahaan Jepang Chubu Electric dengan perjanjian 1 juta ton per tahun dan Kyusu Electric sebesar 300.000 ton per tahun. Kemudian Korea Gas sebesar 700.000 ton per tahun.‎ Proses pengiriman dilakukan melalui kapal tanker LNG Maleo dan Hyundai Utopia.

‎"Semua itu sudah dalam komitmen. Saat pengapalan itu setara 35 kargo per tahun," jelasnya.

Sementara itu dari kelebihan dari produksi akan disalurkan ke domestik. Seperti yang direalisasikan pada hari ini untuk dikirimkan ke Terminal Penerima dan Regasifikasi Arun di Nagroe Aceh Darussalam dengan volume 125.000 m3.

Kilang LNG Donggi Senoro yang dikelola oleh PT Donggi Senoro LNG tersebut merupakan kilang LNG yang dibangun dengan model hilir pertama di Indonesia, tidak membebani negara untuk investasinya dan memberikan multiplier efek yang tinggi bagi perekonomian nasional dan setempat. 

Proyek ini merupakan proyek kilang LNG pertama di Indonesia yang melibatkan perusahaan-perusahaan Asia, yaitu PT Pertamina (Persero), PT Medco Energi Internasional Tbk, Mitsubishi Corporation, Korea Gas Corporation (KOGAS). [SF]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan