NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Jemaah An-Nadzir di Gowa Lebaran Hari ini

Kamis, 14 /06/ 2018 12:52:18 4733 Pembaca  

Jemaah An-Nadzir melaksanakan Sholat (Foto: TEMPO/Iqbal Lubis)
Jemaah An-Nadzir melaksanakan Sholat (Foto: TEMPO/Iqbal Lubis)

Transsulawesi.com, Gowa -- Nuansa Lebaran sudah terasa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sebelum keputusan pemerintah. Jemaah An-Nadzir yang bermukim di Desa Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa sudah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah pada hari ini, Kamis (14/6).

Ratusan jemaah itu bahkan sudah melangsungkan Salat Id.

Dikatakan Juru Bicara An-Nadzir Ustaz Lukman A Bakti, penetapan 1 Syawal pada hari ini didasarkan pada pengamatan air pasang puncak.

"Sebenarnya akhir Ramadan jatuh pada Rabu kemarin, hanya saja dari pengamatan puncak serta laporan posko dari Kolaka, Palopo hingga Batam, seluruh jemaah An-Nadzir Lebaran hari ini [Kamis]," katanya, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Ia sudah memantau air pasang laut dan pergerakan bulan sejak tiga hari menjelang akhir Ramadan. Menurut hasil pengamatan dengan metode hisab dan rukyat, katanya, bulan sudah terlihat terbit sekitar pukul 13.00 WITA. Untuk menentukan perpindahan bulan, tanda-tanda alam lain pun diperhatikan, salah satunya pasang air laut. Setelah itu, sidang isbat.

"Awalnya diprediksi Rabu, namun berdasarkan pengamatan bulan dan air pasang bila dilihat garisnya mengunakan kain tipis maka sangat jelas, sehingga kami yakin [hari Kamis ini] sudah masuk bulan Syawal," kata Lukman, yang juga memberi ceramah, melanjutkan.

Kementerian Agama sendiri baru akan menggelar sidang isbat penentuan Lebaran sore nanti. Hilal dan rukyatul hilal akan dipantau dari 97 titik di 34 provinsi di Indonesia.

Namun jemaah An-Nadzir di Gowa bukan satu-satunya yang sudah berlebaran sebelum keputusan pemerintah. Jemaah tarekat Naqsabandiyah juga sudah Salat Id pada Rabu (13/6).

Mereka menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah kemarin, didasari metode hisab Munjid, yaitu penghitungan 30 hari sejak awal puasa yang telah digunakan secara turun-temurun.

(mhr)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan