NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Advertorial

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DSLNG Rehabilitasi Terumbu Karang dan Lawan Sampah Plastik

Rabu, 06 /06/ 2018 13:17:49 3333 Pembaca  

Senior Manager Relations & Communication DSLNG Ibu Shakuntala Sutoyo saat menanam pohon kayu angin. (Foto: Transsulawesi.com/Muhajir)
Senior Manager Relations & Communication DSLNG Ibu Shakuntala Sutoyo saat menanam pohon kayu angin. (Foto: Transsulawesi.com/Muhajir)

Transsulawesi.com, Batui -- Dalam Rangka memperingati World Environment Day atau Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 juni, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) mengusung aksi utama melakukan transpalansi terumbu karang dan melawan sampah plastik di desa Tingki-tingki, Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa, (5/6/2018).

Hari lingkungan hidup sedunia mengajak setiap orang untuk melakukan sesuatu yang peduli pada bumi. Ratusan peserta menghadiri acara peringatan hari ligkungan hidup sedunia yang diselenggarakan oleh DSLNG dengan tema “Selamatkan Laut Untuk Masa Depan kita”. Kegiatan yang mengusung empat kegiatan utama dalam memperingati hari lingkungan hidup kali ini, yakni transplansi terumbu karang, sarasehan “beat botol pollution”, pinasa “pia na sampah ala” laut dan pantai, dan sisip manggrove.

Senior Manager Relations & Communication DSLNG Shakuntala Sutoyo mengatakan bahwa DSLNG merupakan perusahaan migas yang peduli akan kelestarian lingkungan hidup sekitarnya. Pada hari lingkungan hidup sedunia, DLSNG melakukan beberapa aksinya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“perusahaan DSLNG bertanggungjawab secara sosial dan lingkungan, untuk itu kami sangat mendukung program-program pelestarian lingkungan”. Ujarnya.

Sakuntala juga mengatakan bahwa perusahan DSLNG dalam aksinya adalah bagaimana menjaga kualitas ekosistem dan memperbaiki ekonomi masyarakat pesisir khususnya nelayan.

“saat ini kita akan melihat integrasi antara mata pencaharian dan lingkungan hidup, contoh menanam terumbu karang dan manggrove untuk mencegah abrasi”.  Tambah Sakuntala.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banggai Ir. Herwin Yatim mengatakan bahwa peran serta perusahaan tentunya sangat penting untuk melestarikan lingkungan hidup. Herwin juga mengatakan bahwa ia telah meminta kepada perusahaan untuk memikirkan Kabupaten Banggai agar lebih baik kedepannya.

“pemerintah dibantu oleh stakeholder seperti DSLNG, terus berpartisipasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup yang ada”. Tuturnya.

Pada akhir acara, sarasehan “Beat Botol Pollution”, atau aksi melawan sampah plastik, DSLNG memberikan informasi tentang bahaya dari sampah plastik kepada peserta yang hadir. Peserta yang berasal dari masyarakat desa Tingki-tingki, kelompok nelayan Batui, dan beberapa organisasi begitu antusias mengikuti materi yang diberikan DSLNG.

Meningkatnya penggunaan plastik yang berujung menjadi polusi di daratan dan lautan, membuat DSLNG mengangkat isu sampah plastik. Data PBB mencatat setiap tahunnya terdapat 5 triliun kantong plastik yang digunakan di seluruh dunia. Sebanyak 13 juta ton sampah plastik menjadi polusi di lautan. Akibatnya sebanyak 100 ribu hewat di laut terbunuh setiap tahun. Sementara itu, perlu waktu hingga 100 tahun agar sampah plastik dapat terurai.

(mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan