NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Publika

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Pada 17 Mei

Selasa, 15 /05/ 2018 19:14:26 892 Pembaca  

Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri bertepatan pada 15 Juni 2018. (Foto:Tribunnews.com)
Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri bertepatan pada 15 Juni 2018. (Foto:Tribunnews.com)

Transsulawesi.com, Jakarta -- Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri bertepatan pada 15 Juni 2018.

Berdasarkan pengumuman yang dikutip dari laman resmi Muhammadiyah pada Jumat (20/4), keputusan itu diambil setelah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah melakukan penghitungan berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Hasilnya, 1 Ramadhan 1439 Hijriyah jatuh pada 17 Mei.

"Sedangkan 1 Syawal jatuh pada 15 Juni 2018," demikian pernyataan tertulis Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam surat pengumuman.

Haedar mengatakan Hari Arafah akan jatuh pada 21 Agustus. Kemudian Idul Adha sehari kemudian.

"Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan," kata Haedar.

Menurut Haedar, metode penghitungan hilal itu diyakini akurat dan bisa diterapkan di manapun.

Sekedar informasi, Hilal dianggap terlihat jika memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Ketika Matahari terbenam, altitude-nya tidak lebih dari 2 derajat dan sudut elongasinya tidak kurang daripada 3 derajat.

2. Ketika bulan terbenam, umur bulan tidak kurang daripada 8 jam selepas ijtimak/konjungsi berlaku.

Saat hilal terlihat, Kementerian Agama akan melakukan sidang isbat untuk menentukan awal dan akhir Ramadan.

Tahun ini, sidang isbat akan dilakukan hari ini (15/5) pukul 16.00 WIB. Tim Hisab dan Rukyat Kemenag akan memaparkan posisi hilal jelang awal Ramadan 1439 H. Selepas salat Maghrib, Kemenag akan membuat keputusan penetapan awal Ramadan berdasarkan laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

(mhr)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan