NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

Dukun di Sukabumi Cabuli 20 Wanita, Korban Disuruh Telanjang

Senin, 23 /04/ 2018 00:32:17 668 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

Transsulawesi.com, Sukabumi -- Pria inisial AR (43) mengaku dukun kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Cibadak Sukabumi. Dia dituding berbuat cabul kepada sejumlah wanita dewasa. Beberapa korban menyampaikan kepada polisi soal aneka modus AR yang mengaku sebagai dukun sakti.

AR ditangkap sejumlah orang dari salah satu ormas di Sukabumi pada Jumat malam (20/4). Budi Mulyadi, Ketua RW 22 di Kampung Kebon Randu, menjelaskan AR nyaris diamuk massa saat proses penyergapan oleh sejumlah anggota ormas.

"Kami menerima informasi dari warga akan ada sweeping oleh ormas di Cibadak yang menargetkan penangkapan pelaku. Ormas itu datang membawa korban pencabulan oleh pelaku yang mengaku sebagai dukun," tutur Budi di kediamannya, Minggu (22/4/2018).

Polisi telah mendengar keterangan lima saksi korban. "Informasi di luaran, korban mencapai 10 orang. Tapi yang telah memberikan keterangannya baru lima orang. Ini tentu masih dalam pendalaman kami terkait jumlah (korban) keseluruhan," kata Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman kepada detikcom via telepon, Minggu (22/4/2018).

Penyidik menetapkan AR menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan. Para korban mengaku diiming-imingi dapat tampil memikat dengan membuka aura dan dijanjikan karier moncer di tempat kerja.

Korban yang mayoritas wanita dewasa terpedaya bujuk rayu AR. "Tersangka menjanjikan bisa membuka aura, terus urusan karier pekerjaan lancar, mengatasi masalah percintaan dan rumah tangga," tutur Suhardiman.

AR meminta syarat kepada 'pasiennya'. Tentu syaratnya harus dipatuhi.

"Dia mengerjai korbannya di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cibadak. Korban ngakunya diminta untuk telanjang. Kita masih belum mendapat keterangan apakah ada perbuatan hubungan badan oleh pelaku atau tidak. Sejauh ini pengakuan korban hanya dipegangi bagian sensitifnya," tutur Suhardiman.

Polisi turut memeriksa YT, istri AR. Sebab salah satu korban merupakan rekan YT.

"Istri tersangka kita periksa, karena ada korban yang berstatus teman YT di garmen. YT juga yang mengenalkan teman-temannya ke AR," kata Suhardiman.

Menurut dia, YT menampung para temannya yang putus cinta, bermasalah dalam rumah tangga, dan ingin mulus dalam pekerjaan untuk bertemu suaminya. Namun YT mengaku tidak mengetahui aksi cabul suaminya.

"Dugaan pencabulannya di tempat yang berbeda, itu baru pengakuannya," ucap Suhardiman.

AR ditangkap sejumlah orang dari salah satu ormas di Sukabumi pada Jumat malam (20/4). Sang dukun tersebut nyaris diamuk massa saat proses penyergapan oleh sejumlah anggota ormas.

(Irf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan