NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Pernyataan Sikap HMI Luwuk Terkait Penggusuran Tanjungsari

Selasa, 20 /03/ 2018 03:21:02 5047 Pembaca  

Warga Tanjungsari memblokade akses eksekusi lahan dengan aksi damai berdzikir dan sholat. (Foto:Bua)
Warga Tanjungsari memblokade akses eksekusi lahan dengan aksi damai berdzikir dan sholat. (Foto:Bua)

Transsulawesi.com, Luwuk – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Luwuk Banggai dalam Press Releasenya meminta pertanggungjawaban semua pihak yang terkait penggusuran area pemukiman warga Tanjungsari Keluarahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Senin (19/3/2018).

Eksekusi tanah dan rumah di Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Luwuk Banggai, Senin, 19 Maret 2018 diwarnai kericuhan. Warga setempat yang menempati lahan pemukiman melakukan perlawanan sengit ketika Pengadilan Negeri Luwuk mengerahkan petugas untuk mengosongkan rumah mereka.

Sebanyak empat poin tuntutan HMI Luwuk terkait ekseskusi lahan yang sepatutnya menjadi perhatian yaitu:

1. Pertanggungjawaban Polres Kabupaten Banggai dalam melakukan pengawalan eksekusi pemukiman tanjungsari kelurahan Karaton.

2. Meminta Komnas HAM untuk melakukan investigasi terhadap masalah pengawalan eksekusi pemukiman tanjungsari yang menimbulkan korban penembakan dan luka-luka terhadap masyarakat tanjungsari.

3. Meminta pertanggungjawaban Bupati Banggai dalam menyikapi eksekusi pemukiman di Tanjungsari.

4. Meminta pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakytat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Empat poin krusial tersebut menjadi perhatian HMI Luwuk. Abdul Rahma Lasading sebagai ketua HMI Luwuk menjelaskan bahwa pernyataan sikap tersebut perlu menjadi perhatian untuk semua pihak terkait.

(Mhr)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan