NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Eksekusi Lanjutan Tanjung, Aparat Gabungan Apel Kesiapan Pengamanan

Minggu, 18 /03/ 2018 18:41:45 3407 Pembaca  

Ilustrasi aparat gabungan / transsulawesi.com
Ilustrasi aparat gabungan / transsulawesi.com

Transsulawesi.com, Luwuk -- Sekitar 1000-an aparat keamanan dari satuan Kepolisian, TNI dan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Tengah, siang tadi, Minggu 18 Maret 2018, menggelar apel kesiapan pasukan dalam rangka pengawalan serta pengamanan jalannnya eksekusi lahan di Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah.

Dalam apel yang dipimpin langsung Kapolres Banggai, AKBP Heru Pramukarno di pelataran Mapolres Banggai, dirinya sangat berharap eksekusi pada senin esok dapat berlangsung aman dan lancar.

Sebagai kebaikan bersama, dirinya menegaskan agar para warga tidak melakukan perlawanan apalagi melakukan tindakan anarki, “dan jika ada perlawanan terhadap aparat, maka dengan terpaksa aparat akan bertindak secara tegas,” tegas Heru mengingatkan.

Adapun pengamanan terhadap juru sita Pengadilan Negeri Luwuk yang di back up aparat gabungan, rencananya akan dilangsungkan Senin esok sekitar pukul 09.00 Wita, dan akan berlangsung selama tiga hari kedepan, hingga Rabu 21 Maret 2018.

Sementara itu pantauan transsulawesi.com masyarakat Tanjung yang sudah hampir sepekan memblokade akses menuju  tempat pemukiman mereka, hingga petang tadi terpantau masih bertahan dilokasi.

Bahkan situasi di dua jalan utama yakni Jalan RE Martadinata dan Yos Sudarso masih tetap terpasang halang rintang baik berupa tumpukan material batu, kayu maupun pemagaran dengan kawat berduri.

Eksekusi kali ini merupakan lanjutan dari eksekusi sebelumnya , Rabu, 5 Mei 2017. Dan oleh Pengadilan Negeri Luwuk, eksekusi sudah sesuai dengan permohonan dari DR Salam, SH MH, dkk selaku kuasa pemohon eksekusi lanjutan tertanggal, 5 Desember 2017, dengan mendasari  sejumlah putusan pada perkara sengketa lahan antara Ny. Berkah Albakar berhadapan dengan Hadin Lanusu, dkk, serta Husen Taferokila dkk

Disebutkan kekuatan hukum untuk tetap melakukan eksekusi oleh juru sita, kesemuanya bersandar pada sejumlah putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap, seperti :

Putusan Sela Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 4 Juni Tahun 1996,

Putusan Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 9 Juli Tahun 1996,

Putusan Pengadilan Tinggi Palu nomor 81/Pdt/1996/ PT Palu Tanggal 15 Januari 1997,

Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2351K/Pdt/1997 Tanggal 2 Juni 1999.

Serta peninjauan kembali (PK) Nomor 655/PK/2000 Tanggal 13 Oktober  2003, sebagai final yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht Van Gewisjde).

Dalam perkara tersebut telah memperhadapkan Hadin Lanusu, dkk, serta Husen Taferokila dkk, melawan Ny. Berkah Albakkar dan kemudian dimenangkan Berkah.

Photo: Eksekusi awal di kawasan Tanjung 5 Mei 2017

(end/ab)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan