NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Jelang Eksekusi, Pemilik Gudang di Tanjungsari Berkemas-kemas

Sabtu, 17 /03/ 2018 12:56:13 5627 Pembaca  

Foto. Istimewa
Foto. Istimewa

Transsulawesi.com, Luwuk -- Salah satu pemilik gudang barang yang berada di Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, hari ini mulai mengosongkan isi gudang untuk dipindahkan ketempat lain. Hal itu karena, Senin nanti, 19 Maret 2018, Pengadilan Negeri Luwuk bakal mengeksekusi bangunan tersebut hingga rata dengan tanah.

Ko Toe selaku pemilik gudang telah mengetauhi lahan tempat berdirinya gudang tersebut, disebutkan masuk dalam peta eksekusi, “kalau tidak salah sekitar lima meter kena eksekusi,” ujar salah satu anak buah Ko Toe yang berada dilokasi.

Sumber yang ikut dengan mobil pengangkut barang jenis pick up itu tampak mengemas barang dengan sigap, ia dibantu beberapa orang menaikkan barang barang tersebut keatas mobil, “mo dipindah ke gudang  barang di Kelurahan Simpong,” kata dia.

Setidaknya untuk memindahkan barang dari dua blok bangunan tersebut, pemilik toko telah menyiapkan dua unit mobil, jenis pick up dan truck, agar pengangkutan barang elektronik dan ratusan pcs rokok (rexo) dari gudang bisa berlangsung cepat, "makanya pake dua oto "tutur sumber.

Evakuasi barang ini berlangsung sejak pagi tadi, sekitar pukul 9.30 Wita. Disebutkan pula, gudang yang terletak di jalan Yos Sudarso itu, hanya merupakan salah satu titik lokasi yang terkena eksekusi.

Eksekusi yang bakal dilaksanakan Senin itu merupakan eksekusi lanjutan seperti yang dimohonkan oleh surat permohonan eksekusi lanjutan dari DR Salam, SH MH, dkk selaku kuasa pemohon eksekusi lanjutan tertanggal, 5 Desember 2017.

Dan itu sesuai “Putusan Sela Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 4 Juni Tahun 1996, Putusan Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 9 Juli Tahun 1996”.

Selanjutnya “Putusan Pengadilan Tinggi Palu nomor 81/Pdt/1996/ PT Palu Tanggal 15 Januari 1997, Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2351K/Pdt/1997 Tanggal 2 Juni 1999,” serta hasil “Peninjauan Kembali (PK) Nomor 655/PK/2000 Tanggal 13 Oktober  2003”.

Hingganya dalam putusan PK, eksekusi dapat dilakukan karena telah berkekuatan hukum tetap(Inkracht Van Gewisjde), dimana dalam perkara tersebut telah memperhadapkan Hadin Lanusu, dkk, serta Husen Taferokila dkk, melawan Ny. Berkah Albakkar. (syf/ab)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan