NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Eksekusi Lanjutan Tanjung Semakin Dekat, Dijadwalkan Akan Berlangsung Selama 3 Hari

Sabtu, 17 /03/ 2018 01:44:39 6477 Pembaca  

Tampak salah seorang pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena jalan RE Martadinata telah diblokade warga, demikian pula ruas jalan Yos Sudarso. Foto. transsulawesi.com
Tampak salah seorang pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena jalan RE Martadinata telah diblokade warga, demikian pula ruas jalan Yos Sudarso. Foto. transsulawesi.com

Transsulawesi.com, Luwuk -- Warga Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Luwuk Banggai, memilih tetap bertahan dilokasi yang bakal dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Luwuk pada pekan mendatang. Bahkan sebagian besar dari mereka, melakukan penutupan jalan didua ruas utama sekaligus yang mengarah ke pelabuhan bongkar muat maupun pelabuhan penumpang.

Terpantau aksi yang telah berlangsung selama empat hari ini, belum mendapat penanganan aparat, baik untuk membuka jalan maupun menghalau aksi warga, yang semakin intens terjadi. Namun demikian informasi yang didapatkan dari salah satu sumber terpercaya, bahwa, Sabtu 17 Maret 2018, BKO ratusan aparat Brimob Polda Sulteng akan tiba guna mengawal proses eksekusi lanjutan.

Walau upaya perlawanan warga menolak ekseskusi sudah ditampakkan, Pengadilan Negeri Luwuk tetap keukuh akan melaksanakan eksekusi di tiga hari berturut-turut, yang dimulai, Senin, 19 Maret 2018 sampai dengan Rabu, 21 Maret.

Eksekusi lanjutan ini dilakukan sesuai yang dimohonkan oleh surat permohonan eksekusi lanjutan dari DR Salam, SH MH, dkk selaku kuasa pemohon eksekusi lanjutan tertanggal, 5 Desember 2017.

Itu sesuai “Putusan Sela Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 4 Juni Tahun 1996, Putusan Pengadilan Negeri Luwuk Nomor, 02/Pdt.G/1996 Tanggal 9 Juli Tahun 1996”.

Selanjutnya “Putusan Pengadilan Tinggi Palu nomor 81/Pdt/1996/ PT Palu Tanggal 15 Januari 1997, Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2351K/Pdt/1997 Tanggal 2 Juni 1999,” serta hasil “Peninjauan Kembali (PK) Nomor 655/PK/2000 Tanggal 13 Oktober  2003”.

Hingganya dalam putusan PK eksekusi berkenan dilakukan karena telah berkekuatan hukum tetap(Inkracht Van Gewisjde) setelah memperhadapkan Hadin Lanusu, dkk, serta Husen Taferokila dkk, yang melawan Ny. Berkah Albakkar.

Sementera dari hasil pantauan Transsulawesi.com, siang tadi, Jumat 16 Maret 2018, ratusan warga tampak terkonsentrasi di dua titik sekaligus, yakni  di jalan RE Martadinata dan Jalan Yos Sudarso. Disana warga memasang blokade dengan berbagai macam material bangunan yang berasal dari sisa sisa puing penggusuran (eksekusi) awal lalu. (syf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan